MUTIARA NASIHAT 223 LAILATUL QODAR, KECINTAAN HARAPAN DAN RASA TAKU.

MUTIARA NASIHAT 223

Bismillah
LAILATUL QODAR, KECINTAAN HARAPAN DAN RASA TAKUT.

Tiga unsur ibadah yang tidak boleh hilang pada seorang hamba selain syarat Ikhlash dan benar adalah al-Mahabbah, ar-Raja' dan al-Kahuf .
Yaitu kecintaan, harapan dan rasa kekawatiran.

Sebagian Salaf berkata, “Siapa yang beribadah kepada Allah dengan rasa cinta saja, maka ia adalah zindiq ( Zindiq adalah orang yang munafik, sesat dan mulhid)
siapa yang beribadah kepada-Nya dengan raja’ saja, maka ia adalah murji’(Murji’ adalah orang murji’ah, yaitu golongan yang mengatakan bahwa amal bukan bagian dari iman, iman hanya dalam hati).
Dan siapa yang beribadah kepada-Nya hanya dengan khauf, maka ia adalah haruriy (Haruriy adalah orang dari golongan khawarij yang pertama kali muncul di Harura’, dekat Kufah, yang berkeyakinan bahwa orang mukmin yang berdosa besar adalah kafir)
  Barangsiapa yang beribadah kepada-Nya dengan hubb, khauf, dan raja’, maka ia adalah mukmin muwahhid.” (  lihat al-‘Ubuudiyyah oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah)

Maka termasuk ibadah yang waktunya khusus ini yaitu mencari Lailatul Qodar. Dimana Nabi shalallah 'alaihi wasallam menggalakkan untuk mencarinya:

حديث عائشة رضي الله عنها قالت:قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - :(( تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ))،
وفي رواية للبخاري: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يُجَاوِرُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ ، وَيَقُولُ « تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ »

Artinya: "Aisyah radhiyallahu 'anha berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersungguh-sungguhlah mencari lailatul qadar di sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan", di dalam riwayat Bukhari: "Senantiasa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beri'tikaf di sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan, beliau bersabda: "Bersungguh-sungguh untuk mencari lailatul qadar di sepuluh terakhir bulan Ramadhan". Di dalam riwayat Bukhari: "Carilah…". (HR. Bukhari, dan Muslim)

Maka selain kita semangat mencarinya hendaknya kita tancapkan juga 3 pilar unsur ibadah yaitu:
1.Kecintaan.
2.Harapan.
3.Kekawatiran.

Kecintaan pada Allah Ta'ala, adalah energi yang sangat besar yang dapat merubah suatu yang susah menjadi terasa mudah, yang jauh menjadi terasa dekat, yang mustahil menjadi mungkin dan tidak mustahil. Walau berat kita bisa lihat bagaimana kaum muslimin berduyun-duyun mencari Lailatul Qodar, dengan ibadah baik di masjidil Al-Haram, masjid Nabawi, dan masjid-maasjid di seluruh dunia.

Harapan pada Allah Ta'ala, agar amal ibadah kita diterima, dan diampuni dosa kita. Harapan kita mendapatkan Lailatul Qodar pada tahun ini sehingga mendapatkan keutamaan seribu bulan.

Rasa takut atau kawatir , tidak boleh hilang pada diri kita, kawatir kita termasuk yang terhalang dari meraih keberkahaannya, keampunan dariNya. Kawatir bulan mulia dan malam yang mulia ini berlalu dengan kehampaan ibadah dan dosa-dosa yang tidak diampuniNya.

Allahumma Ya Allah, berikan pada kami kemaafan dan ampunan serta diterimanya amal ibadah kami.
Allahua'alam
Pondok Aren

Abdurrahman Ayyub
WA 081310144169

Baca selengkapnya...

Kenapa Aku Memilih Manhaj Salaf - Ustadz Abdurarhman Ayyub

Baca selengkapnya...

Sekilas Profil Yusna - Ustadz Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

JANGAN LUPA PERBANYAK DOA DALAM SEPULUH MALAM AKHIR

JANGAN LUPA PERBANYAK DOA DALAM SEPULUH MALAM AKHIR.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ  قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Berdo’alah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni

(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku).”
(HR. Tirmidzi  dan Ibnu Majah, hadits ini hasan shahih)

Baca selengkapnya...

Ramadhan dan Perubahan Diri - Ustadz Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

Kajian Islam: Bersama Rasulullah di Telaganya - Ustadz Abdurrahamn Ayyub

Baca selengkapnya...

Prinsip Pokok Aqidah Ahlus Sunnah Terhadap Al Qur'an - Abu Qatadah

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 222 MEMASUKI PINTU RAYYAN

MUTIARA NASIHAT 222

Bismillah
MEMASUKI PINTU RAYYAN

Tentu setiap kita ingin masuk surga, dan Allah Ta'ala Maha tau dengan keinginan hambaNya. Oleh sebab itu diantara pintu-pintu surga yang Allah Ta'ala siapkan untuk seorang hamba salah satunya adalah ar-Rayyan, telah disiapkan untuk hamba Allah yang berpuasa. Sebagaimana hadits Nabi shalallah 'alaihi wasall.
 عَنْ سَهْلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

Dari Sahl radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Sesungguhnya didalam surga ada sebuah pintu yang dinamakan Ar-Rayyaan yang pada hari kiamat akan dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa dan tidak akan dimasuki oleh satu orang pun selain mereka. Dikatakan, mana orang-orang yang berpuasa? Maka mereka berdiri dan tidaklah ada seorang pun yang memasuki pintu tersebut selain mereka. Jika mereka telah masuk maka pintu akan ditutup sehingga tidak ada seorang pun yang bisa memasukinya lagi.”
[Shahiih Al-Bukhaariy, Shahiih Muslim ]

Baca selengkapnya...

Undangan Buka Puasa Bersama


Baca selengkapnya...

YUSNA TV

Alhamdulillah, Telah Hadir YUSNA TV
Kunjungi Youtube Yusna TV, Klik Dsini

Baca selengkapnya...

RumahTahfidz Uswatun Hasanah






Baca selengkapnya...

Nasihat untuk kita semua

Bismillah Nasihat untuk kita semua dari ayat yang mulia: فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ Qs Ali Imran 159 Artinya : “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya” (Q.S Ali Imran Ayat 159 ) Kita bisa bayangkan ayat ini ntuk bekal Nabi shalallah 'alaihi wasalam dalam menghadapi manusia dalam berdakwah. Semoga kita bisa mengamalkannya. Dalam ayat di atas ada point2 sangat penting antara lain: 1.Dakwah dgn lemah lembut. 2.Jangan keras hati dan kasar. 3.Maafkan mereka karena mrk blm faham. 4.Mintakan ampunan dari Allah ntuk kita dan mereka. 5.Bermusyawarahlah pada mereka. 6.Jika kita sudah bulat tekat kita, bertawakallah pada Allah Ta'ala. Kita hanya berusaha dan Allah yang menentukan hasilnya....wallahu'alam bishshowwaab...... Lampung Akhukum fillah Abu Salman Abdurrahman Ayyub.

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 321 TULANG PUNGGUNG

MUTIARA NASIHAT321 TULANG PUNGGUNG Kita biasa dengar istilah tulang punggung, yang diarahkan untuk seorang bapak bagi keluarganya. Artinya dialah yang diharapkan disandarkan bagi suatu keluarga, baik buruknya sejahtera dan tidaknya. Sebagaimana potongan hadits dari sahih Bukhari dan Muslim : وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْؤولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، "Dan seorang lelaki pengembala/pemimpin untuk keluarganya dan akan ditanya sejauh mana dia memmimpin" Ya sejauh mana dia menjadi nahkoda untuk bahteranya.... Yang mengarungi samudra kehidupan yang luas nan dalam... Yang ombaknya kadang buas dan dahsyat.... Kadang harus melalui karang-karang ujian dan cobaan. Membanting tulang pagi hingga petang. Hujan dan panas menempanya, dia hadapi pantang menyerah.... Agar anak istrinya dapat tidur nyenyak dengan perut yang kenyang. Abi, Ayah, Bapak, Papa dan siapapun panggilannya..... Dia adalah pahlawan keluarga... Dia adalah kepala sekolah dari madrasah keluarga..... Dia penanggung jawab jatuh bangunnya bangunan keluarga.... Berapa banyak pengorbanan mereka yang tidak disadari oleh sanak keluarganya..... Berapa banyak diantara mereka meninggalkan kampung halaman ntuk mencari kehidupan keluarganya.. Dengan memendam rindu dan menelan kepahitan kerasnya persaingan mencari kehidupan.... Bermandikan peluh, dan dahaga, lapar dan kelelahan....... Itu semua dijalaninya ntuk mereka yang dikasihinya...... Nabi kita yang mulia telah berpesan dalam hadits yang sahih, dan memberi penghargaan pada seorang bapak, dengan pernyatanya "hartamu adalah miliknya"...... Ya..harta seorang anak adalah harta ayahnya juga..... Ya harta anak adalah harta bapaknya...... Sebab kekayaan anaknya tidak akan lepas dari saham papaknya.... Sejak si anak masih merah hingga menjadi orang yang berhasil.... Maka beruntunglah seorang bapak yang anak-anaknya kelak menjadi orang yang bertakwa, sebab dengan ketakwaan seorang anak, dia akan memenuhi hak orang tuanya...... Namun tidak sedikit tulang punggung yang rapuh...... Lari dari tanggung jawab, dan menjadi pecundang...... Menelantarkan istri dan anak, hanya mengejar nafsu belaka.... Diantara mereka ada yang kandas di karang perjudian. Diantara mereka ada yang terhempas dalam jurang syahwat yang jauh dari syriat.... Diantara mereka ada yang menghabiskan waktu dengan teman-temannya saja.... Diantara mereka ada yang memberi asupan sanak keluarganya dengan yang haram... Diantara mereka ada yang egois, lari dari tanggung jawab..... Bahkan diantara mereka ada yang menjadikan anak istrinya seperti sapi perah..... Allahumma Ya Allah, selamatkan kami, dan jadikan kami imam bagi anak-anak kami yang bertakwa.... Aamiin Ya Rabbal'alamiin. Pondok Aren. Abu Salman Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

TOLONG JANGAN PERANG

TOLONG JANGAN PERANG Bismillah Perang itu pahit Perang itu sakit Perang itu kehidupan terhimpit Perang itu rumit Perang itu susah Perang itu membuat resah Perang itu membuat parah Perang itu darah tercurah Perang itu sedih Perang itu pedih Perang itu suasana mendidih Perang itu derita tumpang tindih Perang itu bencana Perang itu buat merana Perang itu membuat gundah gulana Perang itu tidak pernah purna Perang itu derita Perang itu energi tersita Perang itu memusnahkan harta Perang itu serumit kaki gurita Kecuali para Ulama negri tercinta ini, telah sepakat untuk meneriakan JIHAD...... Maka tidak ada jalan lain, akan bangkit singa-singa Allah...atas idzin Allah...... Oleh sebab itu kita mohon pada Allah, agar mereka-mereka yang ingin membuat makar terhadap NKRI.......tolong berfikir panjang.. Jadikan perbedaan kita sebagai energi positif bersaing yang sehat, agar NKRI utuh bersatu dan bermutu...dimata dunia...... Dan dihadapan Ilahi Rabbi..... Harapan rakyat kecil Pondok Aren Abdurrahman Ayyub.

Baca selengkapnya...

UNTUKMU WAHAI GURU DAN USTADZKU.....

UNTUKMU WAHAI GURU DAN USTADZKU..... Bismillah Aku bisa menulis dan membaca, dan terus menulis dan membaca sampai saat ini.... Semua ini tidak lepas dari jasamu, ketekunanmu dalam mendidikku... Semoga menjadi amal jariyahmu..... Wahai guruku...... Sekolah dasar, menengah dan menengah atas, siapapun engkau, semoga Allah Ta'ala menjadikan amalmu semua menjadi pemberat timbangan kebaikan, kelak ketika dihadapan-Nya amal-amal kita ditimbang..... Wahai guru dan ustadzku.... Ketekunanmu dalam membimbingku....menuntunku... Sehingga aku dapat membaca kalam Ilahi...hingga kini..... Semoga setiap huruf yang ku baca, adalah kebaikanmu jua...... Wahai Guru dan Ustadzku... Dalam rimba kejahilanku...aku mendapatkan tunjuk ajarmu.... Siapapun engkau wahai ustadzku.... Semoga ilmu yang bermanfaat yang menetes padaku dapat menghapus ajaran-ajaran buruk yang telah kau tanam pada diriku... Ya...dalam perjalanan yang panjang.... Kujumpai mereka-mereka yang andil dalam menoreh tinta hidupku.... Tinta merah takfiri..... Yang cukup lama mewarnai jalan hidupku.... Namun hidayah milik Allah semata.. Torehan tinta-tinta merah tidaklah kekal selamanya dalam hidupku.. Hidayah sunnah, mewarnai hingga kini...Alhamdulillah.... Tinta-tinta hijaunya sunnah.... Yang tetes demi tetesnya mulai menyerap pada setiap pori-pori kesadaranku....melalui proses yang panjang dan melelahkan dan tentu melalui para ustadzku.... Allahu akbar wa lillahilhamd.... Tidak ada kebahagian setelah aku dilahirkan oleh ibuku...yang lebih dari kembalinya aku dari perjalanan panjang takfiri....menuju lembah hijau kefahaman Islam Rahmatan lil'alamiin.... Maka toresan ini, menjadi bukti dan saksi..... Siapapun dia dan dimanapun dia sekecil apapun jasanya padaku, dalam menunjukan hijaunya sunnah, sejuknya ajarannya ....luasnya keilmuan...dan dalamnya kefahaman akan Islam. Semoga menjadi amal jariyah yang berlipat ganda....... Lapang dadaku pada siapa saja, pencela dan penuduhku, baik dari saudara-saudaraku yang masih berselimutkan jubah takfiri.... Mantan-mantan ustadzku, rekanku, teman dan bahkan saudaraku....yang masih bersebrangan denganku....semoga hidaya sunnah menyapanya sehingga kembali ke jalan mulia... Jalanya Nabi dan Sahabat serta tabi'in dan pengikut para tabi'in serta para imam ahlu sunnah yang kita kenal..... Lapang dadaku pada siapa saja yang memandangku hina..... Atau mencibir sepak terjangku selama ini..... Karena aku bersama pemerintah, dalam dakwah dan dialog dengan mereka-mereka yang masih dalam penjara...ya penjara faham takfiri...yang menguasai kayakinannya.... Lapang dadaku pada para pembimbingku para ustadzku... Yang belum sampai kefahaman akan pentingnya hal ini....... Biar apa kata mereka...... Biarlah torehan sembilu melukaiku.. Karena aku berjalan dan berusaha, untuk menghapus dosaku dahulu dalam menyesatkan manusia kejalan takfiri khawarij... Kini dengan payung fatwa Masyaikh, aku akan terus berjalan dan berdakwah semampuku... Bersama pemerintah negri ini, selama tidak ada kemaksiatan pada khaliq. Semoga Allah Ta'ala menjaga kita semua, menjaga negri ini dari fitnah perpecahan, kekacauan, peperangan, kehancuran..... Baarakallah fiihim, semoga Allah Ta'ala memberkahi jasa semua Guruku dan Ustadzku, dan memaafkan kesalahan mereka baik disengaja maupun tidak, dan menjadikan amal jariyah yang terus berlipat ganda kebaikannya..... Aamiin Ya Rabbal'alamiin Pondok Aren Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 320 SURAT TERBUKA UNTUKMU WAHAI REMAJA

MUTIARA NASIHAT320 SURAT TERBUKA UNTUKMU WAHAI REMAJA..... Bismillah Aku faham perasaanmu...karena aku mantan remaja.... Kadang kau bingung dan galau.. Ketika keremajaanmu mulai tumbuh..... Api cinta pada lawan jenismu, kadang membakar dan melumat habis batas-batas norma dan aturan agama..... Bahkan kau rela untuk mencapainya walau kau bayar dengan penderitaan sepanjang hayat...... Cinta yang dibina dengan kebuasan hewani, akan liar dan tak kenal belas kasih. Cinta dan nafsu bersatu, kadang membiusmu, hingga kau mabuk tanpa sake..... Dan mabukmu kan merugikan orang yang kau cintai...... Remaja dimanapun kau berada.... Ingatlah jika api cinta marak dihatimu..... Tempuhlah dengan cara yang direstu..... Lamarlah kalau kau benar ingin menambatkan perahu jiwamu.... Jadikan dia sebagai labuan hatimu, ntuk mengarungi samudra kehidupan dengan bahtera rumah tangga..... Jadilah kau nahkoda tuk membawa bahtera ke surga, melalui pulau-pulau sakinah mawadah rahmah. Remaja putri, camkanlah......jadikanlah kasus saudari kita Eno, sebagai cambuk ntuk kita sadari...... Bahwa janganlah kita mudah percaya dengan rayuan atas nama cinta..... Jika memang harus ada ntuk tambatan hatimu......segeralah ntuk dia melamar..... Jangan pernah percaya dengan asmara tanpa ikatan nikah, kadang dia buta..... Wahai remaja putra dan putri Nabi shallallahu 'alaihi wasalam telah banyak berwasiat pada kita... Janganlah berdua laki dan wanita tanpa mahrom, kecuali ktiganya adalah syaitan.... Jangan kau umbar auratmu, jangan kau tampakkan perhiasanmu.... Kau adalah ratu keluargamu ...kau adalah dambaan ayahmu dan belahan jiwa ibumu..... Lebih baik tertusuk besi panas dari pada menyentuh wanita yang bukan haknya.... Palingkan pandanganmu, dan tundukan matamu... Berpuasa jika belum mampu menikah...karena puasa adalah perisai..... Dan masih banyak lagi mutiara nasihat dari manusia yang mulia...Nabi kita shalallah 'alaihi wasalam.... Allahu'alam Pondok Aren Abu Salman Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 319 SOMBONG ITU MUDAH

MUTIARA NASIHAT319 Bismillah SOMBONG ITU MUDAH SOMBONG itu tidak harus kaya, tidak harus punya jabatan tinggi, tidak harus hidup mewah, tidak harus punya segalanya, Sombong bisa terjadi pada siapa saja, seorang yang kaya serba ada, atau miskin, melarat, tidak punya apa-apa, dia bisa sombong jika tidak mau beribadah berdoa, atau sholat lima waktu...... ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ (60) Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” [Surat Ghafir 60] Berapa banyak kita lihat orang disibukan dengan pekerjaan dan hartanya sehingga tidak ada waktu untuk beribadah..... Berapa banyak kita melihat orang disibukan dengan keluarganya hingga tidak ada waktu untuk shalat.... Berapa banyak kita lihat orang yang secara dunianya tidak punya apa-apa, alias miskin melarat, tapi tidak sempat untuk ibadah, atau shalat karena disibukan dengan kemiskinannya..... Jadi untuk sombong tidak perlu kaya, tidak perlu lengkap keadaannya.....seorang yang miskin melaratpun bisa sombong dengan tidak mau berdoa dan beribadah pada Allah Ta'ala..... Dengan resiko neraka yang menyala-nyala.....dengan keadaan hina dina....na'udzu billah min dzalik......... Allahu'alam Pondok Aren Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 318 KEMBALIKANLAH KAMI

MUTIARA NASIHAT318 Bismillah KEMBALIKANLAH KAMI Cita-cita tertinggi orang yang sudah mati menghadap Allah Ta'ala, adalah kembali ke dunia untuk apa? وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاكِسُو رُءُوسِهِمْ عِندَ رَبِّهِمْ رَبَّنَا أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ (12) Alangkah ngerinya, jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya (mereka berkata), "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan amal saleh. Sungguh, kami adalah orang-orang yang yakin. Qs 32:12 Inilah ucapan mereka "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan amal saleh. Sungguh, kami adalah orang-orang yang yakin. Tidak ada cita-cita dan keinginan pelaku dosa untuk kembali ke dunia kecuali untuk beramal soleh. Apa yang dimaksud amal soleh? يَا قَوْمِ إِنَّمَا هَذِهِ الحَيَاةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَإِنَّ الآَخِرَةَ هِيَ دَارُ القَرَارِ * مَنْ عَمِلَ سَيِّئَةً فَلَا يُجْزَى إِلَّا مِثْلَهَا وَمَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ يَدْخُلُونَ الجَنَّةَ يُرْزَقُونَ فِيهَا بِغَيْرِ حِسَابٍ [غافر:39-40]. Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (untuk sementara waktu saja) dan sesungguhnya hari akhirat itulah saja negeri yang kekal. Barangsiapa yang mengerjakan sesuatu perbuatan jahat maka dia tidak dibalas melainkan dengan kejahatan yang sebanding dengannya dan barangsiapa yang mengerjakan amal soleh dari lelaki atau perempuan sedang dia beriman, maka mereka itu akan masuk Syurga; mereka beroleh rezeki di dalam Syurga itu dengan tidak dihitung. Ghafir 39-40. Para ulama mendefinisikan amal soleh antara lain: ولا يكون العمل صالحا إلا بأن يكون موافقا لشرع الله تعالى، وأن يكون خالصا لوجهه سبحانه. Tidaklah suatu amal dikatakan amal sholeh kecuali sesuai dengan syariat Allah Ta'ala, dan hendaklah ikhlas mencari keridhoan Allah saja. Inilah cita-cita tertinggi, bagi siapa saja yang ingin kembali ke dunia, terutama pera pelaku dosa, dan kita tidak ada yang lepas dari dosa... Tidak ada ucapan mereka untuk kembali melakukan bid'ah... Atau ucapan "kembalikan kami, kami akan melakukan amalan yang sesuai dengan akal kami" Atau ucapan "Kembalikan kami, kami akan melakukan amalan nenek moyang kami" Atau ucapan "Kembalikan kami , kami akan beramal sesuai tradisi kami". Maka selagi kita di dunia marilah kita beramal soleh, dan tidak dikatakan amal soleh kecuali ikhlash dan mengikuti sunnah..... Selamat beramal soleh...... Ya Allah kami mohon padamu ilmu yang beanfaat, hati yang khusu, doa yang mustajab dan amal yang Kau terima. Allahu'alam. Pondok Aren Pondok Aren Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 316 CINTA

MUTIARA NASIHAT316 Bismillah CINTA Cinta itu tidak melulu memuji... Cinta itu tidak melulu menyanjung.. Cinta itu tidak melulu manut.... Cinta itu tidak melulu berkata ya.... Bukti cinta bisa dengan tidak memuji kesalahan yang dicintai... Bukti cinta bisa tidak menyanjung kesilapan yang dicintai.... Bukti cinta bisa tidak manut dengan ajakan yang maksiat... Bukti cinta bisa berkata tidak untuk suatu ajakan yang salah.... Cinta murid dengan guru, mengambil yang baik membuang yang salah...... Cinta murid dengan guru tidak buta, sehingga tidak bisa melihat kesalahan gurunya..... Cinta murid dengan guru walau berbeda namun saling memuliakan. Cinta Imam Ahmad dengan Imam Syafi'i, contoh cinta yang indah... Masih adakah cinta-cinta para imam sunnah yang tersisa saat ini... Mudah-mudahan ilmu kita yang dangkal tidak dibarengi dengan kecintaan buta..... Mudah-mudahan guru-guru kita bijak dalam melihat kesalahan murid dan pendengarnya.... Mudah-mudahan guru-guru kita menjadi pengayom bukan pencela... Mudah-mudahan mereka menjadi orang tua kita dalam ilmu tuk menutup kekurangan orang tua kandung kita... Mudah-mudahan cinta kepada Allah Ta'ala, cinta pada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam, cinta dengan Sahabat rodhiallah 'anhum, dan cinta pada salafu soleh umat ini, menyatukan cinta guru dan murid, cinta sesama dai, cinta para penuntut ilmu.... Dan memadamkan api tahdzir yang membara, yang melumat ranting-ranting kering kerontang dilanda kemarau perselisihan yang berkepanjangan..... Allahu'alam. SOETA, Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801 www.yusna.com

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHA T315 KACA MATA

MUTIARA NASIHAT315 Bismillah KACA MATA Sore tadi baru nebus kaca mata, total tagihan sejuta kurang, tapi sipenjual sempat memperlihatkan lensa yang jutaan, ada yg 3 juta dan ada yg lebih mahal lagi....... Saya teringat postingan seseorang yg mengkisahkan seorang Syaikh dirawat beberapa hari di Rumah Sakit, karena gangguan pendengaran dan setelah beberapa hari dirawat, ketika keluar diserahkan tagihan selama dirawat. Syaikh tersebut menangis, ketika ditanya oleh petugas kenapa menangis, mungkin karena mahalnya biaya perawatan. Namun Syaikh itu menerangkan alasan menangisnya bukan karena mahalnya biaya perawatan, akan tetapi sejak lahir hingga kini beliau tidak pernah mendapat tagihan dari Allah Yang Maha Kuasa.....dalam bentuk biaya, atas pendengaran yang selama ini digunakan selama puluhan tahun.... Ya seandainya setiap penggunaan indra kita dirupiahkan berapa yang kita harus bayar untuk mata, telinga, lidah , jantung, hati....dan seluruh tubuh kita.....Allah Yang Maha Rahman Yang Maha Rahim... Benar tidak ada tagihan dalam bentuk biaya, karena dunia dan seisinya Allah Ta'ala yang menciptakan, emas, berlian, dan lainnya tidak berarti bagi Allah. Namun semua pemberian itu ada ancamannya, ada resikonya ketika kita salah memanfaatkannya.... وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَا ۚ أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ [الأعراف : 179] Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. Apakah kita ingin menjadikan diri kita seperti binatang ternak, bahkan lebih rendah lagi...??? Mari dengan sisa-sisa umur kita, tua maupun muda karena kematian itu rahasia..... Mata masih normal atau sudah pakai kaca mata...... Pendengaran masih normal atau sudah pakai alat..... Hati secara fisik sehat ataupun sakit, ...... Semua itu kita maksimalkan untuk mempelajari, membaca, mentadaburi, mengamalkan ayat-ayat Allah Ta'ala, baik Quraniyah maupun kauniyahnya....semua itu untuk menambah iman dan ketaqwaan kita untuk bekal hidup dunia dan akhirat kita..... Allahua'lam bishowwab Pondok Aren Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801 www.yusna.com

Baca selengkapnya...

SINGA SAUDI MENGAUM

SINGA SAUDI MENGAUM BISMILLAH Singa Saudi Mengaum Sejak kau bertahta.... Aumanmu sudah menggetarkan babi dan kera...... Sejak kau bertahta..... Kukumu yang tajam menghunjam heina houtsi..pemakan bangkai... Sejak kau bertahta.... Dunia terpangah denganmu yang mengutamakan panggilan Allah Ta'ala dibanding seremoni dunia... Sejak kau bertahta... Senyum rakyatmu..tersungging dengan aliran dana titpan Ilahi.... Sejak kau bertahta...beberapa asa tumbuh seperti rumput kering dikemarau panjang tercurah hujan... Sejak kau bertahta.... Rumah-rumah Allah kan menjamur, di negri-negri kaum muslimin.... Sejak kau bertahta.... Persatuan negara Islam terjalin erat... Tali-tali persaudaraan tertenun rapih Kebekuan selama ini cair kembali... Jabatan tangan, pelukan hangat pemeimpin Islam di dunia...menyambut...dengan khusu' Negri penyembah api, pengabdi syahwat, pencela Sahabat, penghina Ummahatul Mu'minin... Kian menciut...melihat kukumu yang tajam siap menghujam... Aumanmu yang menggetarkan siapa saja penghuni rimba.... Terutama musuh-musuh berbisa... Paman Sam yang kian linglung, salah tingkah dengan kegagahanmu..... Ya mereka takut dengan dunianya... Namun semua itu tiada arti bagi para pendengki...... Para pengkhianat Risalah Ilahi.... Musuh-musuh dalam selimut...berbendera kepalsuan ..... Yang berkoar-koar mengumbar tuduhan..... Ya mereka bisu dengan kegagahanmu.... Namun semangat menebar kekuranganmu..... Semoga Allah Ta'ala menjagamu... Memanjangkan umurmu dalam keberkahan dan amal soleh..... Semoga Allah menjagamu, keluargamu...rakyat dan negaramu... Dan semoga Allah Ta'ala menjaga kita semua kaum muslimin di seluruh dunia....aamiin ya Rabbal'alamiin Di suatu pagi tanpa hujan. Pondok Aren Abu Salman Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

PAHALA

Bismillah Seandainya nilai pahala dan dosa, seperti Atm yg terlihat angka-angka digitalnya , maka seorang akan hati-hati dalam menuduh, dan bersyukur jika dituduh.... Karena hal itu berkaitan dengan menambah pahala dan penambahan dosa...... Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

MEDIA

Bismillah Dahsiatnya pengaruh media...... Bisa meroba opini.... Bisa.......banyak lagi....... Maka takutlah kita.... Satu saat nanti....tidak akan bisa lagi... Mengelak dan lari....atau.....apalagi. Kita kembali pada Ilahi..dgn sepenuh konsekwensi...baik buruk perbuatan, ucapan, niatan, goresan,tulisan dan sebagainya..... Disana hasil yg nyata apakah kenikmatan surga atau api yg menyala-nyala..... Allahumma ya Allah, jadikan hamba golongan yang selamat dunia dan akhirat. Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

TUDUHAN

Bismillah Jangan memandang tuduhan dan celaan hanya dari sisi negatifnya saja. Sisi positifnya apa yang telah Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam ingatkan pada kita: Menambah pahala dari penuduh Dipindahkannya dosa kepada penuduh... Tersenyumlah siapa saja yg dituduh... Bahakan kalau bisa berilah hadiah pada mereka sebagaimana Imam Abu Hanifah memberi hadiah kepada sipenuduh dan pendengki. Allahu'alam Solo Abdurrahman Ayub

Baca selengkapnya...

BUMI SEPUCUK JAMBI SEMBILAN LURAH

BUMI SEPUCUK JAMBI SEMBILAN LURAH Bismillah Sedap nian kue serabi Disantap ketika masih hangat Kami datang ke Bumi sepucuk Jambi Dengan persaudaraan yang hangat. Memang mahal emas 24 karat Sangatlah elok ntuk hiasan kaum wanita Persaudaraan kian terasa erat Karena dasarnya saling cinta Ya benar cinta karena Alla Ta'ala... Adalah suatu yang sangat kuat....dan abadi dunia akhirat... Adapun cinta karena harta....akan punah dan lenyap ditelan badai kepapaan dan kemiskinan.... Cinta karena kesukuan....dia sangat rapuh dan semu...... Cinta karena hawa nafsu....suatu yang akan menipu....... Alhamdulillah......masjid Agung Seribu Tiang.....di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah..... Jama'ah limpah ruah..... Para pejabat negara.... Dari gubernur hingga lurah.... Dari kepolisian hingga Tni nya... Serta masyarakat tua dan muda.. Kaum lelaki dan wanita..... Bahkan anak-anak....berkumpul.. Bak hari raya...... Duhai alangkah indahnya.... Jalinan ukhuwah...... Duhai betapa mahalnya.... Persaudaraan antar kita..... Mungkin kita masih berbeda... Mungkin kita masih belum terbiasa Mungkin kita masih berusaha... Namun marilah kita bersatu padu sebagai rakyat Indonesia.... Menjaga keamanan dan kedamian..negara... Sehingga kita tenang dalam beribadah...... Berumah tangga..... Dan hidup bertetangga.... Agar banyak mengantar dan menjadi penghuni surga... Itulah tujuan kita... In syaa Allah.... Pondok Aren. Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 314 SILAHKAN........

MUTIARA NASIHAT314 Bismillah SILAHKAN........ Silahkan kau mengaku tuhan seperti Firaun...... Silahkan kau mengaku penguasa harta karena hasil keringat sendiri bukan dari Allah Ta'ala, seperti pengakuannya Qorun..... Silahkan kau tantang Allah seperti Hamman..... Silahkan kau buat kemusyrikan seprti kaum Nuh.... Silahkan kau hinakan dirimu seperti kaum Luth..... Silakan kau tolak Tauhid, dan larut dengan kemusyrikan seprti Abu Jahal.... Silhkan kau mengaku nabi seperti Musailamah al-kadzaab.... Silahkan kau membenci sunnah Nabi shallah 'alaihi wasalam, seperti ahlu bid'ah....... Tapi ingat.......... Kau bisa sehat dan bisa sakit... Kau hidup dan kau pasti mati.... Kau tidak dapat lari..... Mau tidak mau kau akan menghadap Ilahi...... Resiko yang tiada terperi... Alam Barzakh Yang dahsyat.... Padang Mahsyar yg mencekam dan melelahkan..... Matahari yang mendekat...... Shiroth.....yang manusia banyak terjatuh.... Kemudian.....neraka bagi siapa saja..yang pantas memasukinya.... Yang bersikap seperti, Firaun,Qorun, Kaum Nabi Nuh, Kaum Luth, Abu Jahal, Musailama Al-Kadzaab, dan lain-lainnya...... Allahumma, tunjukkan kami jalan yang lurus....... Wallahu'alam Otw Jaktv Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801 www.yusna.com

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 313 BUKAN RADIKAL EKSTIM

MUTIARA NASIHAT313 Bismillah BUKAN RADIKAL EKSTIM Untuk diketahui khalayak umum, agar tidak salah sangka atau bersikap yang tidak tepat terhadap orang-orang tertentu yang mempunyai ciri-ciri di bawah ini, mereka bukan radikal ekstrim, bukan ciri khas teroris dan tidak ada sangkut pautnya dengan faham radikal ektrim teroris. PERHATIKAN DI BAWAH INI: 1.Bertauhid dan menjauhi syirik. 2.Rajin shalat lima waktu, yg pria rajin ke masjid. 3.Penampilan berjanggut, kopiah, pici, sorban, gamis, celana gantung, sarungan. 4.Wanitanya berhijab, purdah/cadar, warnah hitam, dan lainnya 5.Tidak bersalaman antara pria wanita yang bukan mahram/kalau orang umum bilang bukan muhrim. 6.Tidak merayakan ulang tahun/tahun baru/valentine day dan hari-hari besar yg tidak diatur syari'at. 7.Rajin ke majlis Ilmu, tabligh2 akbar. 8.Memisah antara pria dan wanita, dalam majlis ilmu, acara walimah dll. DAN WASPADALAH DENGAN CIRI-CIRI DI BAWAH INI: 1.Mengkafirkan orang diluar kelompoknya 2.Mengkafirkan negara-negara kaum muslimin . 3.Mengkafirkan Sahabat Nabi, Istri Nabi, rodhiallah anhum ajma'in. 4.Kajiannya rahasia, guru-gurunya tidak jelas alias rahasia. 5.Mengambil bai'at atau sumpah setia sebagaimana bai'at atau sumpah setia pada ulil amri /pimpinan negara 6.Menanamkan kebencian dengan pemerintah yang sah. 7.Berlebih-lebihan dalam memaknai jihad, atau menafsirkan jihad hanya dengan kekerasan atau peperangan. Wallahu'alam Pondok Aren Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801 www.yusna.com

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 312 Negriku......

Negriku...... Bismillah Negriku aman Negriku damai Negriku tentram Negriku nyaman..... Bukankah semua ini dambaan kita...? Bukankah semua ini impian kita...? Bukankah semua ini harapan kita? Namun....Sayang.... Ada sebagian kita yang melukainya dengan teror Ada yg menyengsarakan dengan korupsi Ada yg menodainya dengan narkoba Ada yg merendahkan dengn LGBT.. Dan masih banyak lagi tangan-tangan kotor, yg ingin mencoreng Merah Putih...... Negriku... Kau perlu pejuang sejati tanpa pamrih....... Pengibar bendera Tauhid yang menaungi Merah Putih....... Kau rindu dengan Tuanku Imam Bonjol... Ulama dan pejuang sejati..... Dan pejuang-pejuang yg terukir dalam sejarah.... Untuk Ibu kotamu....Sultan Fatahilah yang gagah berani... Tuanku Fatahilah...pejuang gagah berani mengusir Portugis yang tamak, dan serakah. Dengan iman di dada...dan berserah diri pada Ilahi.... Menghadapi penjajah Portugis yang tak tau diri..... Enyahlah kau wahai penjajah...... Enyahlah semua penjajah.... Karena disini masih tumbuh benih-benih Imam Bonjol dan Fatahila-Fatahila muda...... Yang jumlahnya entah berapa..... Yang mencari mati dari pada hidup di jajah...... Yang rindu menghadap Robnya... Untuk meraih ridho dan surga-Nya..... Aku bukan mengancam..tapi...yakin masih banyak anak bangsa ini yg siap , bela negara seperti para pejuang yang lalu.... Dengan kalimat...Allahu Akbar.... Aamiiin Ya Rabbal'alamiin Pondok Aren Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 311 SEANDAINYA....

MUTIARA NASIHAT311 Bismillah SEANDAINYA.... Seandainya Presiden memberikan waktu untuk menerima rakyatnya mengadu dan berkonsultasi dalam sehari 5 kali, ....kita bisa bayangkan......betapa manusia akan memenuhi istana...... Senadainya seorang dokter jantung membuka pelayanan konsultasi gratis 5 kali sehari....bisa kita bayangkan..... Seandainya seorang dokter pakar kandungan membuka pelayanan konsultasi gratis 5 kali sehari....bisa kita bayangkan..... Seandainya pakar ekonomi, pebisnis, pakar motivasi..dan lain-lainnya..membuka pelayanan konsultasi gratis 5 kali sehari....bisa kita bayangkan..... Bagaimana dengan waktu yang telah diberikan Allah Ta'ala yang telah menciptakan manusia, yang mentaqdirkan diantara manusia ada yg jadi presiden, dokter, pakar sesuatu..... Adakah kita masih ragu untuk memanfatkannya...untuk mengadu...menjadikan cara mendapat pertolongan.... Cara untuk mendapat kesuksesan.....sebagaimana seruan adzan.....hayya 'ala sholat....hayya 'ala alfalaaah.... Mari kita shalat...mari kita meraih kemenangan, kesuksesan.....dunia dan akhirat...... Ragu dengan shalat....malas dengan shalat, ...atau meninggalkan shalat....adalah... kerugian tiada tara sebab... semua amalan kita bergantung sejauh mana shalat kita.... عن أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : ( إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ : انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ ) ، وصححه الألباني في " صحيح سنن الترمذي " . “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala  mengatakan, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” Masihkah kita melalaikan shalat??? Masihkan shalat kita seperti shalatnya anak-anak??? Masihkah kita asal salat...tidak membekali dengan sifat shalat Nabi shalallah 'alaihi wasalam??? Masihkah menjadikan shalat sebagai beban hidup??? .... Ya Allah jadikan shalat kami sebagai penolong dan penyejuk hati kami... Pondok Aren Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801 www.yusna.com

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT310 LGBT KERUNTUHAN AKHLAK.

MUTIARA NASIHAT310 Bismillah LGBT KERUNTUHAN AKHLAK. Alhamdulillah sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas dengan nyaman, aman dan damai, di negri yang kita cintai ini. Maka wajib kita mensyukuri ni'mat aman, damai ini, agar Allah Ta'ala menambah keamanan dan kedamaian yang ada pada negri kita ini, bukankah Allah Ta'ala telah menyatakan dalam firmannya yg mulia: لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ  ,”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku),maka pasti azab-Ku sangat berat.”(QS.ibrahim [14]: 7) Kalau suatu penduduk kufur dengan Allah Ta'ala, maka akan mendapat fitnah atau adzab Allah, bahkan bukan kepada pelakunya saja. وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَّا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ (25) "Peliharalah diri kalian dari  siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang  zalim saja di antara kalian. Ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya." (QS al-Anfal [8]: 25).  Fitnah dalam ayat diatas bisa kemusyrikan kekafiran siksaan.... Seharusnya kita kawatir akan hal itu jika sampai menimpa negri dan keturunan kita. Diantara yang kita waspadai ialah LGBT, bukankah kaum Nabi Luth 'alaihi salaam Allah adzab karena mereka melanggar larangan Allah Ta'ala. وَلُوطاً إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ “Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika Dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah  itu sedang kamu memperlihatkan(nya)?” (QS: An Naml (27) : 54). Menurut pendapat Muslim dan mujahid yang dimaksud dengan perbuatan keji ialah musahaqah  (homoseksual antara wanita dengan wanita/laki dan lelaki ). قَالُوا يَا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا امْرَأَتَكَ إِنَّهُ مُصِيبُهَا مَا أَصَابَهُمْ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍ ، فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ ، مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ وَمَا هِيَ مِنَ الظَّالِمِينَ بِبَعِيدٍ “Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?” Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.” (QS. Huud: 81-83) Na'udzu billah mindzalik...kita berlindung pada Allah agar negri kita tidak di adzab Allah seperti kaum Nabi Luth 'alaihi salam. Adapun kita lihat negara-negara yang menggalakkan LGBT, bahakan mendukung hal-hal tersebut mereka maju, tidak ada bencana seperti kaum Luth, bahkan ada seorang tokoh yang membanggakan negara-negara yang melegalkan LGBT..... WASPADALAH..... jangan sampai kita tertipu, sesungguhnya ada yang disebut Ni'mat Istidraj...ni'mat yang menipu.....yang akhirnya akan menerima adzab yang lebih pedih.. فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ  Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami-pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. Mudah-mudahan kita dan generasi kita juga negara kita terhindar dari bencana dan kerusakan dunia dan akhirat aamiiin ya Rabbal'alamiin. Rawamangun Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801 www.yusna.com

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 309 VALENTINE'S DAY DAN KASIH SAYANG DALAM ISLAM

MUTIARA NASIHAT309 Bidmillah VALENTINE'S DAY DAN KASIH SAYANG DALAM ISLAM Valentine’s day dirayakan untuk mengormati dan mengkultuskan st. Valentine yang dianggap martir yang mati dibunuh pada tanggal 14 Februari 269 M (sumber lain menyebutkan 270 M) dan juga dianggap sebagai seorang utusan dan uskup yang dimuliakan. Pengambilan istilah itu juga dikaitkan dengan Lupercalia, upacara keagamaan orang Romawi Kuno dan juga bahwa burung-burung kawin pada tanggal tersebut. Silakan kau merayakan wahai ahli kitab. Silahkan kau umbar nafsu cintamu...dengan caramu.... Silahkan kau curahkan kasih sayangmu...pada hari itu... Sedangkan kami sekali-kali tidak... Sedangkan kami telah diatur untuk saling kasih mengasihi karena Ilahi.... Antara yang tua terhadap yang muda... Antara orang tua dan anak-anknya.. Antara sesama saudara seiman dan seaqidah... Menyayangi yang di bumi agar Yang di langit menyayangi kita, itulah sabda Nabi yang mulia, salawat dan salam kepadanya... الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا أَهْلَ الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَاءِ “Orang-orang yang penyayang niscaya akan disayangi pula oleh ar-Rahman (Allah). Maka sayangilah penduduk bumi niscaya Yang di atas langit pun akan menyayangi kalian.” (HR. Abu Dawud, dinyatakan sahih oleh al-Albani) Bukan setahun sekali.... Bukan berdasarkan hawa nafsu.... Bukan syahwat hewani..... Bukan mengumbar kecintaan liar.. Bukan menghalalkan segala cara... Bukan perzinahan yang dibungkus kasih sayang.....bukan itu semua.. Akan tetapi kecintaan atas dasar cinta Ilahi Rabbi.... Itulah manisnya iman..... Cinta dan benci karena Ilahi..... Kecintaan yang selalu kita mohon dan panjatkan pada Ilahi.... Kecintaan yang menguatkan hati untuk beribadah pada Ilahi... Kecintaan kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam , suri tauladan sepanjang zaman. Kecintaan pada Ahli Bait dan Istri-Istri Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam, yang Allah telah ridhoi mereka.. Kecintaan kepada para Sahabat rodhiallah 'anhum....Kepada pengikut Sahabat...dan penerus para Tabi'in serta para Imam ahlu sunnah yang berjalan pada jalan yang hak... Kecintaan pada siapa saja yang meniti dan menempu jalan salafu sholeh umat ini..... Kecintaan yang diikat tali pernikahan adanya ijab dan qabul.. Kecintaan ikatan iman Kecintaan ikatan nasab keturunan... Kecintaan fitrah karunia Ilahi.... wahai pemuda pemudi Islam..... Jagalah Iman di dadamu.... Kuatkan aqidahmu..... Luruskan dan perbaikilah akhlakmu.... Jangan kau tertipu... bujuk rayu saitan...laknatullah.... Jangan kau sentuh yang bukan mahrammu...... Wahai para pemudi Islam..... Jagalah dirimu, marwahmu.... Jangan kau umbar auratmu.... Jangan biarkan kumbang jalang menghisap madumu...hanya karena valentine's day.... Jangan sampai kau tertipu bujuk rayu setan berbentuk manusia.. Sabarlah hingga dia menjadi pendampingmu yang sah..... Dibawah naungan aqad nikah.. Dan curahan doa....kaum muslimin dan muslimah.... بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِى خَيْرٍ semoga Allah memberi berkah kepadamu & keberkahan atas pernikahan kamu, & mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan Allahua'lam Pondok Aren Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801 www.yusna.com

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT 308 MEMBELI KETENANGAN

MUTIARA NASIHAT308 Bismillah MEMBELI KETENANGAN Sudah tenangkah hati kita? Sejauh mana tenangnya hati kita? Apa yang membuat hati kita tenang? Seorang mampu membeli rumah yang megah. Seorang mampu membeli mobil yang mewah. Seorang mampu membeli permata yang termahal. Seorang mampu membeli pulau yang indah. Namun tidak seorangpun dapat membeli ketenangan..... Subhanallah, Allah Ta'ala telah tegaskan dalam Al-quran bahwa ketenangan ada pada dzikir pada Allah Ta'ala.... {الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ} “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS ar-Ra’du:28). {إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ (AL-ANFAL:2) Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal. (QS AL-ANFAL: 2) Dan pada dasarnya manusia diciptakan Allah Ta'ala dalam keadaan keluh kesah, gundah gulana, kecuali mereka yang disifati dalam ayat dibawah ini: إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا (19) إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا (20) وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا (21) Artinya: “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir (19) Apabila ia ditimpa musibah, ia berkeluh kesah (20) dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir (21)” Qs Al-Ma'aarij إِلَّا الْمُصَلِّينَ (22) الَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ (23) وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَعْلُومٌ (24) لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ (25) وَالَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ (26) وَالَّذِينَ هُمْ مِنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُونَ (27) إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ (28) وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ (29) إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ (30) فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ (31) وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ (32) وَالَّذِينَ هُمْ بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ (33) وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ (34) Artinya: “kecuali orang-orang yang mendirikan shalat (22) (yaitu) mereka yang setia mendirikan shalat (23) dan orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu (24) bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta (25) dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan, (26) dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya, (27) sesungguhnya terhadap azab Tuhan mereka, tidak ada seseorang yang merasa aman (dari kedatangannya) (28) dan orang-orang yang memelihara kemaluannya (29) kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka tidak tercela. (30) Maka barangsiapa mencari di luar itu (seperti zina, homoseks, dan lesbian), mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (31) Dan orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya (32) dan orang-orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya (33) dan orang-orang yang memelihara shalatnya. (34).” ” Qs Al-Ma'aarij Maka selain mentauhidkan Allah, jalan-jalan yang perlu ditempuh sesorang untuk meraih ketenangan adalah: 1.Dzikir dan selalu mengingat Allah Ta'ala. 2.Selalu mendengar ayat Allah Ta'ala agar hati kita bergetar, dan membaca ayat-ayat-nya. 3.Selalu shalat lima waktu dan sunnhanya. 4.Bersedekah dgn sebgian hartanya. 5.Meyakini akan adanya hari pembalasan. 6.Takut dengan adzab Allah. 7.Memelihara kehormatan 8.Memelihara amanat dan janji. 9.Memelihara shalatnya. Belilah ketenangan dengan apa yang telah Allah Ta'ala tunjukan pada kita....jangan mencari ketenangan menurut selera kita, apalagi mengikuti hawa nafsu kita...seandainya kita meraihnya....ketahuilah itu hanya ketenangan fatamorgana.... Allahua'lam. Pekan Baru. Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801 www.yusna.com

Baca selengkapnya...

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.