MINUM BERSAMA PEMBESAR

MUTIARA NASIHAT327

MINUM BERSAMA PEMBESAR

Bismillah

Di dunia kita pernah hadir di acara-acara minum kopi, minum teh,  nyantai, bersama teman-teman, atau keluarga.....
Dan seorang akan merasa senang dan gembira apabila yang mengundang minum ternyata pembesar, baik dia seorang Ulama, tokoh masyarakat, atau pejabat dll.

Tentu hal itu menjadi kebanggaan tersendiri,  walaupun belum tentu dia haus, bahkan kopi atau teh yang disajikan bisa jadi tidak istimwa, artinya ada di rumah kita.....

Tapi suasana minum bersama pembesar.....tentu mempunyai perasaan tersendiri.......

Bayangkan betapa nanti di padang Mahsyar, ketika matahari didekatkan, ketika panasnya tidak terkira, manusia merasakan kehausan yang sangat......dan tidak ada alternatif lain untuk menghilangkan kehausan itu,  kecuali dengan hadir di telaga Nabi kita shalallah 'alaihi wasalam.

Bersama Sayyidu Al-anbiya, pemimpin para Nabi, seorang yang diberi idzin Allah untuk meminta syafaat, pembesar yang sebenarnya yang telah di utus oleh Allah Yang Maha Besar.....

Marilah kita berlomba-lomba, agar kita dan keluarga kita serta orang-orang yang kita cintai termasuk yang dapat minum bersama Rasulullah shalallah 'alaihi wasalam.....amiin.

Sebagaimana yang di jelaskan dalam suatu hadits sahih di bawah ini:
إِنِّي فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ، مَنْ مَرَّ عَلَيَّ شَرِبَ وَمَنْ شَرِبَ لَمْ يَظْمَأْ أَبَدًا، وَلَيَرِدَنَّ عَلَيَّ أَقْوَامٌ أَعْرِفُهُمْ وَيَعْرِفُونِي ثُمَّ يُحَالُ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ، فَأَقُولُ: إِنَّهُمْ مِنِّي. فَيُقَالُ: إِنَّكَ لَا تَدْرِي مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ. فَأَقُولُ: سُحْقًا، سُحْقًا لِمَنْ غَيَّرَ بَعْدِي
“Sesungguhnya aku akan mendahului kalian di telaga itu. Barang siapa yang melewatiku, dia akan minum di telaga itu, dan barang siapa yang berhasil minum darinya, niscaya dia tidak akan merasa haus selamanya. Sungguh, beberapa kaum akan berusaha melewatiku. Aku mengenal mereka dan mereka mengenaliku. Kemudian dipisahkan antara aku dengan mereka.” Nabi n berkata, “Aku katakan, ‘Sesungguhnya mereka dari golonganku!’ Dikatakan kepadaku, ‘Sesungguhnya kamu tidak mengetahui apa yang mereka ada-adakan sepeninggalmu!’ Aku katakan, ‘Amat jauh (telagaku) bagi orang yang mengubah (agamaku) sepeninggalku’.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Semarang
Abu Salman Abdurrahman Ayyub

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.