MONOGAMI YANG TAKUT

MUTIARA NASIHAT326
MONOGAMI YANG TAKUT

Bismillah

Aku ambil pelajaran dari biodata
Syaikh Prof.DR. Sulaiman bin Salimullah ar-Ruhaily
Dalam setatus beliau....
Muwahhid Khaif....

Aku monogami yang takut/khawatir
Takut ketika menghadap Allah Ta'ala,  kelak.......
Ya aku takut tidak adil....
Hingga miring ketika meniti shiroth
Takut melukai hati kekasihku, ibu dari anak-anakku....
Takut melukai hati anak-anakku...buah hatiku......
Takut tidak amanah yang melukai keimananku....

Takut dibenci keluarga besarku...karena mereka blm faham.....
Dan kebencian keluarga besar istriku...karena mereka telah menyerahkan padaku.....
Takut mendholimi keluargaku...karena kedholiman adalah kegelapan pada hari kiamat...

Takut akan tuntutan rohani dan jasmani juga ilmu dan materi...karena aku bukan berilmu dan bukan kaya akan harta....

Takut membuka ajang permusuhan antara mereka.....
Aku takut menjadi kambing diantara dua srigala...ada istilah ulama......
Aku  takut dan kawatir, berpoligami belah bambu....
Yang muda di sanjung yang tua diinjak.....
Aku benci poligami ban serep, satu di pakai satu dibuang.....

Aku tidak memandang hormat siapa saja yang berpoligami sirri/rahasia dan sembunyi.....
Aku marah dengan siapa saja yang berpoligami tanpa sepengetahuan wali.....
Bahkan ketika mencerainya hanya dengan sms......aku tidak suka itu...
Aku benci siapa saja yang menjadikan wanita ajang kelinci percobaan....
Aku berdoa untuk mereka agar segera taubat dan meminta ampun, jika terjerumus model seperti itu...

Namun.....aku kagum dan berdoa untuk siapa saja dari kalangan kaum muslimin yang berpoligami....

Yang adil dan damai....
Yang menjaga kerukukan para istri mereka....
Yang indah dan saling mendukung satu dan lainnya....
Menjadi keluarga besar saling menghargai,  tolong menolong.....
Anak-anaknya menjadi bangga mempunyai keluarga besar....
Yang keributannya sebatas kewajaran, dari kecintaan dan kecemburuan yang halal....

Aku kagum, salut, hormat....dan berdoa.....ntuk mereka agar menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah.....

Aku apa adanya....mohon maaf bukan untuk melukai hati atau benci....namun inilah aku apa adanya, pernyataanku pribadi tidak mewakili  pernyataan Syaikh Prof.DR. Sulaiman bin Salimullah ar-Ruhaily hafidzahullah Ta'ala.

Jambi
Abu Salman Abdurrahman Ayyub

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.