MUTIARA NASIHAT 311 SEANDAINYA....

MUTIARA NASIHAT311 Bismillah SEANDAINYA.... Seandainya Presiden memberikan waktu untuk menerima rakyatnya mengadu dan berkonsultasi dalam sehari 5 kali, ....kita bisa bayangkan......betapa manusia akan memenuhi istana...... Senadainya seorang dokter jantung membuka pelayanan konsultasi gratis 5 kali sehari....bisa kita bayangkan..... Seandainya seorang dokter pakar kandungan membuka pelayanan konsultasi gratis 5 kali sehari....bisa kita bayangkan..... Seandainya pakar ekonomi, pebisnis, pakar motivasi..dan lain-lainnya..membuka pelayanan konsultasi gratis 5 kali sehari....bisa kita bayangkan..... Bagaimana dengan waktu yang telah diberikan Allah Ta'ala yang telah menciptakan manusia, yang mentaqdirkan diantara manusia ada yg jadi presiden, dokter, pakar sesuatu..... Adakah kita masih ragu untuk memanfatkannya...untuk mengadu...menjadikan cara mendapat pertolongan.... Cara untuk mendapat kesuksesan.....sebagaimana seruan adzan.....hayya 'ala sholat....hayya 'ala alfalaaah.... Mari kita shalat...mari kita meraih kemenangan, kesuksesan.....dunia dan akhirat...... Ragu dengan shalat....malas dengan shalat, ...atau meninggalkan shalat....adalah... kerugian tiada tara sebab... semua amalan kita bergantung sejauh mana shalat kita.... عن أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : ( إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ : انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ ) ، وصححه الألباني في " صحيح سنن الترمذي " . “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala  mengatakan, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” Masihkah kita melalaikan shalat??? Masihkan shalat kita seperti shalatnya anak-anak??? Masihkah kita asal salat...tidak membekali dengan sifat shalat Nabi shalallah 'alaihi wasalam??? Masihkah menjadikan shalat sebagai beban hidup??? .... Ya Allah jadikan shalat kami sebagai penolong dan penyejuk hati kami... Pondok Aren Abu Salman Abdurrahman Ayyub WA.081310144169 Hp 081310144169 Fb Abdul Rahaman Ayub BB 56D39801 www.yusna.com

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.