MUTIARA NASIHAT 223 LAILATUL QODAR, KECINTAAN HARAPAN DAN RASA TAKU.

MUTIARA NASIHAT 223

Bismillah
LAILATUL QODAR, KECINTAAN HARAPAN DAN RASA TAKUT.

Tiga unsur ibadah yang tidak boleh hilang pada seorang hamba selain syarat Ikhlash dan benar adalah al-Mahabbah, ar-Raja' dan al-Kahuf .
Yaitu kecintaan, harapan dan rasa kekawatiran.

Sebagian Salaf berkata, “Siapa yang beribadah kepada Allah dengan rasa cinta saja, maka ia adalah zindiq ( Zindiq adalah orang yang munafik, sesat dan mulhid)
siapa yang beribadah kepada-Nya dengan raja’ saja, maka ia adalah murji’(Murji’ adalah orang murji’ah, yaitu golongan yang mengatakan bahwa amal bukan bagian dari iman, iman hanya dalam hati).
Dan siapa yang beribadah kepada-Nya hanya dengan khauf, maka ia adalah haruriy (Haruriy adalah orang dari golongan khawarij yang pertama kali muncul di Harura’, dekat Kufah, yang berkeyakinan bahwa orang mukmin yang berdosa besar adalah kafir)
  Barangsiapa yang beribadah kepada-Nya dengan hubb, khauf, dan raja’, maka ia adalah mukmin muwahhid.” (  lihat al-‘Ubuudiyyah oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah)

Maka termasuk ibadah yang waktunya khusus ini yaitu mencari Lailatul Qodar. Dimana Nabi shalallah 'alaihi wasallam menggalakkan untuk mencarinya:

حديث عائشة رضي الله عنها قالت:قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - :(( تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ))،
وفي رواية للبخاري: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يُجَاوِرُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ ، وَيَقُولُ « تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ »

Artinya: "Aisyah radhiyallahu 'anha berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersungguh-sungguhlah mencari lailatul qadar di sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan", di dalam riwayat Bukhari: "Senantiasa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beri'tikaf di sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan, beliau bersabda: "Bersungguh-sungguh untuk mencari lailatul qadar di sepuluh terakhir bulan Ramadhan". Di dalam riwayat Bukhari: "Carilah…". (HR. Bukhari, dan Muslim)

Maka selain kita semangat mencarinya hendaknya kita tancapkan juga 3 pilar unsur ibadah yaitu:
1.Kecintaan.
2.Harapan.
3.Kekawatiran.

Kecintaan pada Allah Ta'ala, adalah energi yang sangat besar yang dapat merubah suatu yang susah menjadi terasa mudah, yang jauh menjadi terasa dekat, yang mustahil menjadi mungkin dan tidak mustahil. Walau berat kita bisa lihat bagaimana kaum muslimin berduyun-duyun mencari Lailatul Qodar, dengan ibadah baik di masjidil Al-Haram, masjid Nabawi, dan masjid-maasjid di seluruh dunia.

Harapan pada Allah Ta'ala, agar amal ibadah kita diterima, dan diampuni dosa kita. Harapan kita mendapatkan Lailatul Qodar pada tahun ini sehingga mendapatkan keutamaan seribu bulan.

Rasa takut atau kawatir , tidak boleh hilang pada diri kita, kawatir kita termasuk yang terhalang dari meraih keberkahaannya, keampunan dariNya. Kawatir bulan mulia dan malam yang mulia ini berlalu dengan kehampaan ibadah dan dosa-dosa yang tidak diampuniNya.

Allahumma Ya Allah, berikan pada kami kemaafan dan ampunan serta diterimanya amal ibadah kami.
Allahua'alam
Pondok Aren

Abdurrahman Ayyub
WA 081310144169

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.