MUTIARA NASIHAT #304
MAKAN HATI KARENA BUAH HATI

Bismillah
Allah Ta'ala mengharamkan durhaka pada kedua orang tua sebagaimana firman Allah Ta'ala:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا 
"Dan Rabb-mu telah memerintahkan kepada manusia janganlah ia beribadah melainkan hanya kepadaNya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut disisimu maka janganlah katakan kepada keduanya 'ah' dan janganlah kamu membentak keduanya" [Al-Isra : 23]
Dalam akhir ayat di atas coba kita perhatikan dengan sungguh-sungguh "janganlah katakan kepada keduanya 'ah' dan janganlah kamu membentak keduanya"
 وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۖ وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ۖ وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ۚ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ 
"Dan jika keduanya memaksamu mempersekutukan sesuatu dengan Aku yang tidak ada pengetahuanmu tentang Aku maka janganlah kamu mengikuti keduanya dan pergaulilah keduanya di dunia dengan cara yang baik dan ikuti jalan orang-orang yang kembali kepada-Ku kemudian hanya kepada-Ku lah kembalimu maka Aku kabarkan kepadamu apa yang kamu kerjakan" [Luqman : 15]
Bahkan seandainya kedua orang tua kita masih kafir, atau musyrik dan mengajak kepada kemusyrikan maka kita tidak boleh mentatinya tapi tetap secara dunianya adalah berbuat baik. Apalagi dengan orang tua yang benar-benar mengurus kita......dan memerintahkan kita untuk ketaatan pada Allah Ta'ala....maka lebih berhak lagi kita berbakti kepadanya....

        MAKAN HATI
   KARENA BUAH HATI

Tidak sedikit air susu dibalas air tuba......
Tidak sedikit deraian air mata ketika sakit melahirkan...dibalas dengan ucapan kasar dan penentangan si buah hati.....

Tidak sedikit air mata yang tercurah dari kasih sayang seorang ibu...
Terus tertumpah ketika sibuah hati menyakiti hatinya.....

Tidak sedikit si buah hati yang diurus sejak kecil , mencampakkan orang tuanya yang tak berdaya ke panti jompo....karena malu tuk mengurusnya.....

Tidak sedikit air mata tertumpah...kala hari raya tiba....tiada kunjungan tiada kehangatan kecupan dan pelukan..dari buah hati....yang kian sibuk dengan dunianya......

Tidak sedikit orang tua yang mengelus dada yang sesak, karena tingkah pola sibuah hati yang durhaka....
Dan masih banyak kisah memilukan dari kedurhakaan seorang anak yg ketika lemah tak  berdaya bergantung dengan kedua orang tuanya.....namun ketika dewasa.....membalas dengan air tuba......

Allahumma Ya Allah berikan kepada kami, dari istri-istri kami dan dari keturunan kami penyejuk hati, dan jadikan kami pemimpin dari anak-anak kami yang bertakwa.
Aamiiin Ya Rabbal'alamiiin

JAKSEL
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #303
IDOLA SEPANJANG MASA

Bismillah
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah , Yang telah memberi kita ni'mat yang begitu banyak sehingga kita tidak dapat menghitungnya.
Dan diantara ni'mat yang tersebesar adalah ni'mat Islam, ni'mat Iman.
Dan sebagai umat Islam sudah barang tentu yang dijadikan panutan, suri tauladan, contoh terbaik, idolanya adalah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam.
Sebagaimana firman Allah Ta'ala:
 لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ الَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو الَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ الَّهَ كَثِيرًا
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. ( Qs.Al-ahzab 21)
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam sebagai suri tauladan, sebagai idola kita........
Diantara indikasi seorang menjadikan Beliau sebagai idola sepanjang masa adalah:
Membenarkan berita yang Beliau bawa....
Mengerjakan apa saja yang beliau contohkan dan Beliau perintahkan
Menjauhi apa-apa yang Beliau cegah dan Beliau larang.
Tidaklah seorang beribadah kecuali dengan apa yang telah dicontohkan Beliau, dan apa yang disyariatkan Allah Ta'ala......
Itulah hakikat meneladani dan menjadikan Rasululullah shalallah 'alaihi wasalam sebagai idola, menurut para ulama.
Dan diantara indikasi lain adalah mencari dan meraih warisan Beliau, yaitu Ilmu.......yang bermanfaat....
Sudahkan kita berusaha mencontoh pada idola kita?
Berapa banyak amalan atau ibadah kita yang ternyata berlainan atau tidak dibuat oleh Beliau?
Berapa banyak ritual-ritual, acara-acara yang disandarkan kepada Beliau, padahal tidak Beliau buat, dan itu masih kita buat???
Sudah benarkah kecintaan kita pada Beliau?
Atau hanya cinta buta....dilisan saja, adapun amalan-amalan kita hampa atau jauh dari Beliau........

Marilah kita sadar-sesadarnya...
selagi hayat di kandung badan...
selagi pintu taubat masih terbuka...
Selagi masih ada kesempatan.....

Agar kita nanti,menjawab dengan mantab di alam barzah tantang Beliau
Agar kita bisa selamat dari dahsyatnya pada mahsyar.
Agar kita dapat minum bersama Beliau di telaganya.....
Agar mudah menghadapi timbangan, siroth, ....
Dan akhirnya agar kita berkumpul bersama Beliau, untuk suatu ni'mat yang tiada terhingga yaitu melihat Waja Allah....di Jannah yang penuh dengan keni'matan dan tiada lagi keluahan, kelelahan, kepenatan, ujian, cobaan, bahkan tiada lagi kewajiab ibadah.....

Allahumma ya Allah kumpulkan kami, bersama yang kami cintai , para Nabi, Shidiqin, Syuhada, Sholihin......aamiin ya Rabbal'lamiin.
Semoga hidayahMu tercurah kepada mereka-mereka yang masih enggan meneladani Nabi-Mu shalallah 'alaihi wasalm.

Pondok Aren.
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #302
BICARALAH SEMAU KITA

Bismillah
Ada beberapa pernyataan yang biasa kita baca atau kita dengar:
"Menurut saya Maulid Nabi itu boleh"
"Menurut saya itu bukti kecintaan pada Nabi kita"
"Menurut saya, mengucapkan selamat natal tidak apa-pa"
"Menurut saya natal itu seharusnya dirayakan bukan hanya oleh orang kristiani saja, bahkan orang Islam seharusnya juga ikut merayakan.
"Maulud Nabi tidak perlu dalil, sebagaimana kita merayakan maulud kelahiran kita tidak perlu dalil".
Dan masih banyak pernyataan ada, yang tidak mungkin kita muat di forum singkat ini.
Dan di bawah ini ada pernyataan dari Allah Ta'ala yang menciptakan kita, yang membuat lisan kita, yang memberi kesehatan pada kita,  kelancaran lisan kita dalam berucap.
Dan juga hadits-hadits Nabi shalallahu 'alaihi wasalam yang tidak berucap dengan hawa nafsu, akan tetapi dari wahyu yang diwahyukan kepadanya.
مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ [ق : 18]
"Tidak ada suatu ucapan yang terucap kecuali ada malaikat yang dekat yang mencatat ( Qs Qof:18)
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka katakanlah perkataan yang baik atau jika tidak maka diamlah.”(Muttafaqun ‘alaihi)
 عن أبي هريرة رضى الله عنه أنه سمع النبي صلى الله عليه وسلم يقول : «إن العبد ليتكلم بالكلمة ما يتبين فيها يزلُّ بها إلى النار أبعد ما بين المشرق والمغرب»
Dan sungguh seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan kemurkaan Allah, namun dia menganggapnya ringan, dan karena sebab perkataan tersebut dia dilemparkan ke dalam api neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
( يا رسول الله : وإنا لمؤاخذون بما نتكلم به ؟ فقال : ثكلتك أمك يا معاذ , وهل يكب الناس في النار على مناخرهم إلا حصائد ألسنتهم )
(Mu’adz) tanyakan: “Wahai Nabi Allah, apakah kita akan disiksa dengan sebab perkataan kita?” Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:“Semoga ibumu kehilanganmu! (sebuah ungkapan agar perkataan selanjutnya diperhatikan). Tidaklah manusia tersungkur di neraka di atas wajah mereka atau di atas hidung mereka melainkan dengan sebab lisan mereka.” (HR. At-Tirmidzi)
Semoga ayat di atas dan beberapa potongan hadits-hadits Nabi shalallahu 'alaihi waslam tentang lisan, dapat menjadi pertimbangan siapa saja yang berucap tentang sesuatu, terutama tentang agama, tentang halal haram, tentang fatwa,........
Allahumusta'aan
Allahumma ya Allah tolonglah kami,  dalam mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah pada-Mu.

Pondok Aren
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #301
KALIMAT TAUHID KALIMAT YANG TEGAR

Bismillah
لا إله إلا الله
"" laa ilaha illallaah """
Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah.
Katakanlah wahai orang-orang kafir.Aku tidak akan menyembah apa yg kamu sembah ( alkafiruun 1-2)
Duhai dimana mata kita dan butakah mata hati kita???
Ketegasan Kalimat Syahadat dan surat yang mulia dari Ilahi Robbi.

لا إله إلا الله
Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah.
Dan kamu bukan penyembah Tuhan yg aku sembah ( alkaafiruun 3 )
Apa gerangan yang kamu sembah? Isa alaihissalaam?, Uzair?Lata? Uzza? Manaat? Wisnu? Siwa? Brahmana? Dan lainnya.....
Sedang kami hanya menyembah Ilahi Robbi 'Izzatai.

لا إله إلا الله
Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah.
Dan kamu sekalian bukan penyembah Tuhan yang aku sembah .
Dan aku juga bukan penyembah tuhan yang kamu sembah. ( alkaafiruun 4-5)

Bukankah jelas sejelas fajar sidiq dengan malam gelap.
Sejelas mentari disiang hari indah nan agungnya kalimat Tauhid.
لا إله إلا الله
Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah.
Bagimu agamamu bagiku agamaku ( alkaafiruun 6)

Dimana kurang tegasnya ayat ini wahai saudaraku ???
Sehingga sebagian kita masih mantab mendoakan keselamatan untuk suatu kekafiran dan kemusyrikan???
Dimana ketidak jelasan surat yang mulia ini dan kalimat yang agung ini, sehingga masih ada diantara kita yang menganggap itu perkara biasa???
Duhai bukankah surat alkafirun ini turun berkaitan dengan ajakan kafir Quraisy untuk bergantian dalam beribadah .
Setahun menyembah berhala dan setahun menyembah Allah.
Doa adalah ibadah sebagaimana pernyataan Nabi kita yang mulia.
Maka katakanlah!!!
Aku tidak mengucap apa yang kamu ucap wahai orang-orang kafir.
Dan kaupun tidak perlu mengucap apa yang aku ucap.
Aku tidak merayakan apa yang kamu rayakan.
Dan kamu tidak usah merayakan apa yang kami rayakan.
Kami tidak berpakaian peribadatan yang kamu pakai untuk ibadah.
Dan kamupun tidak perlu berpakaian apa yang kami pakai dalam kami beribadah.
Marilah kita jaga kerukunan, keamanan, kedamaian dengan masing-masing saling menghargai dan menghormati, seperti Islam di zaman Nabi di Madinah yang penuh keberkatan dari Ilahi.
Jelaslah....BAGIMU AGAMAMU DAN BAGIKU AGAMAKU.....
ALLAHU AKBAR WALILLAHILHAMD.

Pondok Aren
Dalam keprihatinan yang mendalam.
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #300
MAHALKAH SEKOLAH DI PESANTREN???

Bismillah
Saudaraku muslimin dan muslimah semoga selalu dirahmati Allah Ta'ala.
Kadang kita menarik nafas panjang ketika melihat angka-angka untuk uang masuk ke pesantren tertentu, atau bulanan untuk santri di pesantren tertentu........

Uang pangkal sekian juta......
Uang gedung sekian juta....
Uang buku, kegiatan dll sekian juta..
Uang bulanan sekian juta.......

Sebagian kita mengeluh....
Sebagian kita memelas....
Sebagian kita meminta keringanan dengan jujur....
Sebagian kita minta keringanan karena dunianya tidak mau terganggu....
Sebagian kita.....entah apa lagi....
Namun ingatlah....berapapun harta kita habis, jika di pesantren tersebut mengajarkan, mendidik, mentarbiyah, memebentuk, menanamkan pada anak-anak kita, ilmu yang bermanfaat, ilmiyah dari apa yang difirmankan Allah Ta'ala, yang di sabdakan Nabi shalallahu 'alaihi wasalam, dan apa yang dari Sahabat rodhiallah 'anhum ajma'in.
Sehingga membentuk anak-anak kita menjadi sholeh dan sholehah,generasi yang bertaqwa  atas idzin Allah Ta'ala.....
Maka ketahuilah bahwa itu adalah pesantren yang murah......
Berapapun habis harta kita...itu adalah pesantren yang sangat-sangat murah.....
Meskipun habis uang kita ratusan juta....itu adalah pesantren yang murah...
Walau harus kita jual harta benda kita... itu adalah pesantren yang murah...
Walau sebgaian saudara kita ada yang menjual rumahnya untuk anak-anaknya sekolah di pesantren tersebut itu adalah pesantren yang murah.....
Bukankah ada hadits yang mengingatkan kita, .....
 عن النبي -صلى الله عليه وسلم- أنه قال: (........ إلا إن سلعة الله غالية، ألا إن سلعة الله الجنة)
Dari Nabi shalallahu 'alaihi wasalam, sesungguhnya beliau bersabda: (....Buakankah jual beli dengan Allah adalah suatu yang mahal, bukankah jual beli dengan Allah balasannya adalah jannah").
Hadits Hasan, riwayat Tirmidzi,
Jadi berapapun yang kita keluarkan kalau hasilnya atas idzin Allah Ta'ala...anak-anak kita menjadi anak-anak yang bertaqwa pada Allah Ta'ala, dan dengan itu semoga mereka menjadi penghuni surga, mengajak orang tuanya...mendokan ketika di alam barzah...dan masih segudang lagi keuntungan dunia dan akhirat kita....maka ketahuilah itu adalah Pesantren yang MURAH.....
Dan sebaliknya jika ada pesantren yang mengajarkan bid'ah,  khurafat, takhayul.....walaupun gratis, itu adalah pesantren yang mahal....apalagi harus membayar jutaan rupiyah.......
Mari kita lihat....berapa banyak sekolah yang menghabiskan biaya hingga ratusan juta rupiah untuk setiap anak, setiap tahunnya padahal ilmu yang dipelajarinya hanya untuk sebelah sayap nyamuk, untuk dunia yang fana, untuk kebahagian yang semu, untuk kekayaan fatamorgana......
Marilah kita pandai-pandai menimbang dan memohon pada Allah Ta'ala...agar memandaikan kita dalam memandang pendidikan anak-anak kita.....yang merupakan aset yang paling berharga, yang Allah Ta'ala, amanatkan pada kita.
Ya Allah curahkan rahmat-Mu , keberkahan dari-Mu, penjagaan-Mu,
Kesehatan dan kesejahtraan yang tiada putus untuk para pendidik anak-anak kami dan siapapun yang terlibat didalamnya aamiiin ya Rabbal'alamiin.
Allahua'lam

Pondok Aren
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #299
SEMANGAT DENGAN AL-QURAN

Bismillah
Iqro ....bacalah....Iqro...bacalah..iqro.......bacalah......
Nabi shalallahu 'alaihi wasalam yang ummi, tidak bisa baca tidak pernah sekolah....Allah perintahkan untuk membaca, melalui malaikat Jibril 'alaihissalaam......di gua Hiro...( Lihat Qs al'alaq dn tafsirnya).

Apa artinya...???
Bacalah al-Quran......karena dia wahyu Allah.....
Bacalah al-Quran ....karena di dalamnya ada ilmu Allah......
Bacalah al-Quran.....karena... kita dapat mengenal nama dan sifat Allah Ta'ala.
Bacalah al-Quran.....karena... di dalamnya ada Tauid.
Bacalah al-Quran.....karena... ada hukum-hukum Allah Ta'ala.
Bacalah al-Quran.....karena... ada kisah para Nabi dan Rasul.....
Bacalah al-Quran.....karena... ada
Kisah bagaimana akibatnya para pendusta dan penentang para Nabi dan Rasul.
Bacalah al-Quran.....karena... dapat menenangkan hati kita.
Bacalah al-Quran.....karena...dia adalah kitab yang sempurna tidak ada penyimpangan...tidak.. keraguan didalamnya...
Bacalah al-Quran.....karena...dia
sebagai petunjuk bagi orang bertaqwa.....
Bacalah al-Quran.....karena...
Allah akan memberi pahala sepuluh kebaiakan dalam setiap satu hurupnya.....
Bacalah al-Quran.....karena...itu kekayaan hati kita.
Bacalah al-Quran.....karena...nanti dia datang sebagai pemberi syafaat untuk yang membacanya...
Bacalah al-Quran.....karena...
bahkan posisi di akhirat kelak tingginya sesuai sejauh mana banyaknya ayat di baca....
Bacalah al-Quran....dan hafalkanlah semampu kita.......
Bacalah al-Quran.....dan amalkanlah semampu kita.....
Bacalah al-Quran.....Karena sebaik-sebaik orang adalah yang belajar al-quran dan mengajarkannya.....
Dan itu semua di atas inti sari dari beberapa  sabda Nabi shallah 'alaihi wasalam.......
Dan masih banyak lagi sabda-sabda mulia dari Beliau yang tidak mungkin kita goreskan disini...
Semoga anak keturunan termasuk yang mengamalkan mutiara-mutiara nasihat di atas yang berkaiatan dengan al-quran.
Allahu'alam.
Ponpes Assunah Cirebon
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #298
MENATAP MASA DEPANMU

Bismillah
Satu hari sebelum safar, aku habiskan waktuku bersama putri dan buah hatiku sibungsu......
Siputri sedang lincah-lincahnya umur 4 tahun lebih, sudah banyak bicaranya, tingkahnya dan perangainya......
Sibungsu....baru empat bulan, sudah mengenal orang disekitarnya, baru bisa tengkurap, tersenyum, tertawa, dan berucap sambil teriak-teriak...tidak jelas...sekali-sekali lidahnya dijulurkan keluar, dan air liur yang membasahi dagunya.....hmm..
Lehernya yang bau acem, dan senyum dan tawa seakan tidak ada problem.....
Aku terdiam dan termenung...tanpa sadar ku tatap matanya yang jernih, dan muncul beberapa pertanyaan dalam hatiku....
Dua puluh tahun lagi, semoga dia menjadi anak soleh, pemuda yang soleh dan tegar......begitu juga abang-abangnya dan kakak-kakaknya...menjadi orang-orang soleh dan solehah.....
Itulah harapanku.......
Dua puluh tahun lagi......
Oh, ...akankah mereka merasakan ketenangan seperti sekarang???
Kedamaian seperti saat ini...
Tinggal di rumah kumpul dan bercengkrama dengan sanak keluarga....?

Tenang menjalankan ibadah di masjid-masjid......
Tenang dalam menjalani puasa Ramadhan..
Bahagia berkumpul dengan sanak keluarga kala Ied.....
Bahagia kala datang Ied qurban, menybelih hewan qurban....
Dan masih banyak ketenangan dan kebahagiaan lainnya.....

Sepuluh atau dua puluh tahun lagi....hanya Allah Yang Maha Tahu....
Beberapa Negri sudah terampas kebahagian dan ketenangan serta kedamiannya...
Afghanistan..Iraq...Libya...Suria.............apalagi Palestina.....

Akankah negri ini terampas kedamiannya...???
Akankah peperangan datang bak banjir bandang menerjang???
Akankah kaum-kaum pendengki, yang hasad, dan iri, kaum yang serakah dan haus kekuasaan akan mencengkramkan kuku-kukunya ntuk mengoyak dan mencabik-cabik NKRI.......???
Aku hanya dapat menengadahkan ke langit...meneteskan air mata...
Memohon dan merengek pada Yang Maha Kuasa....

Ya Rabbi, lindungilah negaraku dari fitnah kekacauan dan peperangan...jangan jadikan Indonesia ini....seperti Suria....
Dan sayangilah penduduknya...maafkanlah kesalahan dan dosa-dosanya...
Aku memohon agar anak keturunanku...dijauhi dari segala faham-faham sesat...dan dilindungi dari tangan-tangan musuh-Mu, musuh agama-Mu........
Wafatkan mereka dalam keimanan dan dalam selimut Tauhid..dan haribaan sunnah Nabi-Mu..aamiin ya Rabbal'alamiin.
Ponpes Assunah Cirebon
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #297
KEKUATAN MILIK ALLAH TA'ALA

Bismillah
Umat Islam di berbagai tempat ditindas ditekan di aniaya dikuasai, hal itu bukan berarti orang kafir itu kuat atau hebat.....
Akan tetapi itu semata-mata karena lemahnya ketaqwaan kita pada Allah Ta'ala, jauhnya kita dari Kitab Allah Ta'ala, dan sunnah Nabi shalallahu 'alaihi wasalam.
Dan seandainya umat Islam bersatu padu dan mengalahkan kaum kafir.....itupun karena kekuatan Allah Ta'ala semata...
Maka bergabungnya suatu negara atau tidak bergabungnya suatu negara.... sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan kekuatan....
كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإذْنِ اللَّهِ واللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ } [ البقرة 249]
"..Berapa banyak sekelompok kecil, mengalahkan sekelompok besar atas izdin Allah". ( al Baqarah 249)
Kita bisa lihat fakta sejarah perang Badar.
Dan sebaliknya seandainya umat Islam besar jumlahnya...semua bergabung...itupun belum tentu dapat mengalahkan kaum kafir...jika bergabungnya atas dasar kesombongan...karena hal ini pernah terjadi pada perang Hunain.
 وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُم مُّدْبِرِينَ (25)
dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu di waktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfa’at kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari ke belakang dengan bercerai-berai. (Qs.at-taubah: 25)
Dan sebagai seorang muslim...kita bersyukur dengan adanya beberapa negara yang tegak untuk membela Agama Allah Ta'ala...membela kaum yang lemah, yang tertindas, yang teraniaya...karena mereka beriman pada Allah Ta'ala.
Dan kita berdoa agar negara-negara kaum muslimin yang lainnya mau bergabung atau minimal bukan menjadi penghalang.....dan sekali lagi kita nendaknya bersandar pada Allah Ta'ala....dan meyakini bahwa kekuatan sesungguhnya hanya milik Allah Ta'ala....ALLAHU AKBAR.
Allahumm Ya Allah tolonglah mereka yang menolong agama-Mu, jadikan kami termasuk golongan mereka, Ya Allah hancurkan kaum yang menghancurkan agama-Mu, jangan jadikan kami termsuk golongan mereka.....amiin ya Rabbal'alamiin.
Allahua'lam
Jakarta
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #296
KEBAHAGIAN DAN PENYESALAN

Bismillah
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:
إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا مَاتَ عُرِضَ عَلَيْهِ مَقْعَدُهُ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِىِّ إِنْ كَانَ مِنْ أَهِلِ الْجَنَّةِ فَمِنْ أَهلِ الجَنَّةَ وَإِنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ فَمِنْ أَهْل النَّار يُقَالُ هََِذَا مَقْعَدُكَ حَتَّى يَبْعَشَكَ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Apabila seseorang telah mati, akan diperlihatkan kepadanya tempat tinggalnya pada waktu pagi dan sore. Jika ia termasuk penghuni surga, maka diperlihatkan tempatnya di surga. Dan jika ia dari penghuni neraka maka diperlihatkan tempatnya di neraka. Kemudian dikatakan kepadanya, “Inilah tempatmu yang akan engkau tempati pada hari Kiamat”. [HR Muslim , Ahmad,  Mâlik ]
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:
لاَ يَدْ خُلُ أَحَدٌ الْجَنَّةَ إِلاَّ أُرِيَ مٌَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ لَوْ أَسَاءَ لِيَزْ دَادَ شُكرْرًا وَلاَ يَدْ خُلُ النَّارَ أَحَدٌ إِلاَّ أُرِيَ مَقْعَدَهُ مِنْ الْجَنَّةِ لَوْ أحْسَنَ لِيَكُوْن عَلَيْهِ حَسْرَةً
Tidak seorang pun masuk ke dalam surga kecuali diperlihatkan kepadanya tempatnya di neraka,seandainya ia berbuat jelek, agar bertambah rasa syukurnya. Dan tidaklah seorang pun masuk ke dalam neraka kecuali diperlihatkan kepadanya tempatnya di surga, seandainya ia berbuat baik, agar semakin bertambah atasnya rasa penyesalannya”. [HR al-Bukhâri , dan Ahmad]
Hadits yg kedua ini menjadikan penghuni surga lebih bersyukur lagi, sebab kalau dahulu dia melakukan kejelekan dia lihat betapa tempatnya di neraka begitu dahsyatnya.....maka dia bersyukur ternyata dia mendapatkan surga.
Dan penyesalan tiada terhingga bagi penghuni neraka, ketika diperlihatkan tempatnya di surga begitu indahnya seandainya dahulu dia melakukan kebaiakan.
Penyesalan
Apa arti penyesalan seorang yang  malas belajar....
setelah dinyatakan tidak lulus.....
Apa arti penyesalan sesesorang dari kegagalan-kegagalan  yang ada setelah kesempatan sudah tiada lagi........
Apa arti penyesalan penghuni neraka setelah melihat tempatnya di surga...seandainya dahulu berbuat baik....tapi sudah di neraka........
Apa arti kebahagian sekarang yang dutebus dengan penyeslan nantinya.....
Penyesalan kini....dengan taubat dan menjauhi dosa....untuk meraih kebahagian kelak....
Adalah keputusan yang jitu, cerdas dan bijaksana walaupun susah ntuk menempuhnya.....
Allahumusta'aan.
Lombok
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #295
SYARAT MASUK........

Bismillah
Pernah dengar atau baca pengumuman syarat masuk ke sekolah terkenal? Ke Universitas ternama?  Baik di negri kita atau internasional...., syarat masuk ke perusahaan ternama apalagi bertaraf international?
Mungkin segudang syaratnya...
Bukan hanya harus cerdas, IQ, Eq, Kejiwaan, dan test-test yg lainnya....
Apakah kita yakin orang yang pemalas , lamban, tidak cerdas, IQ, Eq kurang akan diterima begitu saja???
Itulah dunia, untuk suatu yang  berkelas, untuk suatu yang top, untuk suatu yang istimewa mempunyai syarat yang cukup ketat???
Lalu apakah untuk masuk surga nanti di akhirat kelak, kita tidak mau tahu syarat-syaratnya?......
Atau sebagian kita menganggap remeh syarat masuk surga, sehingga tanpa persiapan, dan berleha-leha di dunia, dengan mengandalkan KTP-nya yang bertulisan Islam.
Dan bagaimana dengan orang kafir???
Orang kafir mustahil masuk sorga, sebagaimana mustahilnya onta masuk ke lobang jarum!!!
الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُجْرِمِينَ ﴿٤٠}
Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga onta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.  [al-A’râf/7:40].
Adapun syarat masuk surga yang harus kita perhatiakan antara lain sebagai berikut,  dalam firman Allah Ta'ala:
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ [البينة : 7]
جَزَاؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ رَّضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ [البينة : 8]
7. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.”
8. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.(QS Al-Bayyinah 7-8)
Dalam ayat tersebut sangat jelas syarat masuk surga:
1. Iman
2. Amal Saleh
3. Keridhoan Allah
4. Mereka Ridho Pada Allah
5. Takut Pada Allah.
Iman Ibnu katsir mengaitkan ayat surat albayyinah dengan surat al 'Ashr.
وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)
Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS Al-‘Ashr 1-3)

      Adilkah Kita???
Untuk mendapat sekolah yang bagus, kita penuhi syaratnya walaupun ketat,
Walaupun penat
Walaupun berat...
Walaupun mahal......
Begitu juga untuk mendapat pekerjaan yang bagus...kantor yang keren......perusahaan yang top....gaji yang tinggi......
Kita mau berkorban.....harta, tenaga, lelah, penat, bersaing, bangun pagi, kurang tidur, kurang istirahat, bahkan jarang berjumpa keluarga...
Berangkat ketika anak-anak tidur lelap....dan balik dari kerja mereka sudah tetidur lelap dalam penantian......
Pergi mencium kening.....pulang mencium kening.....hingga terbujur kaku....saatnya anak-anaknya yang mencium kening perpisahan.....
Untuk masuk surga......
Sudahkah kita mengetahui syarat-syaratnya.....
Menghadiri majlis ilmu, membaca kitab-nya....mempelajari sunnah Nabi-nya......
Bertanya pada para Ulama, ahli ilmu......
Atau berlalu begitu saja....bersandarkan tulisan Islam pada KTP nya...tanpa Iman, amal saleh, shalat, puasa dan lainnya....
Tuk memenuhi syarat dari Ilahi.....
Mudah-mudahan kita terjauh dari orang-orang yang merugi, dan bersama orang-orang yang meraup keuntungan dunia dan akhirat....aamiin ya Rabbal'alamiin.
Allahua'lam
Pondok Aren
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169
Hp 081310144169
Fb Abdul Rahaman Ayub
BB 56D39801

telegram.me/Mutiara_Nasihat 

Baca selengkapnya...

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.