MUTIARA NASIHAT #166
PERJALANAN AWAL YANG MENGERIKAN

Bismillah
Hampir setiap kita nengalami situasi yang mencekam, tidak nyaman, bahkan membuat kita trauma. Kita ingat ketika kita kecil bersendirian di kamar tidur yang gelap. Atau ketika awal seorang masuk sekolah maka banyak diantara anak-anak yang lama untuk menyesuaikan diri mereka menangis berontak, teriak memanggil ibunya, karena kawatir atau takut kehilangan ibunya.
Tentu pengalaman-pengalaman itu tidak seberapa dibanding masuknya seorang ke alam kubur/alam barzakh.
Alam barzakh ini pasti dilalui oleh setiap insan, sebelum datangnya hari pengadilan besar yang siapapun tidak akan bisa lolos darinya. Hari ketika Allah datang untuk mengadili setiap manusia sesuai dengan yang pernah mereka kerjakan. Hari kiamat. Hari yang tidak pernah diharapkan kehadirannya oleh orang kafir, sebab mereka sudah mengetahui dan merasakan kedahsyatannya ketika mengalami siksa hebat di kuburnya.
مَرَّ الَّنبِيُّ صلي الله عليه وسلم عَلَى قَبْرَيْنِ فَقَالَ: إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِى كَبِيْرٍ. ثُمَّ قَالَ : بَلَى، أَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ يَسْعَى بِالنَّمِيْمَةِ، وَأَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ لاَيَسْتَتِرُ مِنْ بَوْلِهِ...الحـديث – متفق عليه
"Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melewati dua kuburan. Beliau bersabda, ”Sesungguhnya keduanya benar-benar sedang di azab. Dan keduanya tidak diazab dalam masalah besar,” kemudian Beliau bersabda: “Ya. Adapun salah seorang di antara mereka, dikarenakan ia berjalan dengan menebarkan namimah (adu domba). Sedangkan yang satunya lagi karena tidak menjaga diri dari kencingnya… [HR Al Bukhari, Kitab Al Jana-iz]
إِنََ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِى قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ – وَإِنَّهُ لَسَمِيْعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ- أَتَاهُ مَلَكَانِ فَيُقْعِدَانِهِ فَيَقُوْلاَنِ : مَا كُنْتَ تَقُوْلُ فِي هَذَا الرَّجُلِ؟ لِمُحَمَّدٍ صلي الله عليه وسلم. فَأَمَّاالمُؤْمِنُ فَيَقُوْلَ : أَشْهَدُ أَنَّهُ عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ. فَيُقَالُ: اُنْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ مِنَ النَّارِ قَدْ أَبْدَلَكَ اللهُ بِهِ مَقْعَدًا مِنَ الْجَنَّةِ، فَيَرَاهُمَا جَمِيْعًا. أخرجه البخاري في صحيحه رقم : 1374
"Sesungguhnya, ketika seorang hamba sudah diletakkan di kuburnya, sedangkan para pengantarnya sudah pergi –dan ia pasti mendengar suara sandal-sandal mereka- datanglah kepadanya dua malaikat. Dua malaikat itu mendudukkan orang tersebut seraya bertanya: "Apa yang engkau katakan tentang orang ini?" Yakni tentang Muhammad صلي الله عليه وسلم Adapun orang mukmin, akan menjawab: "Saya bersaksi bahwa ia adalah hamba dan utusan Allah. " Maka dikatakanlah kepada hamba mukmin tersebut: "Lihatlah tempat dudukmu yang dari neraka, telah Allah gantikan untukmu dengan tempat duduk dari syurga". Maka iapun melihat kedua-duanya"
وَأَمَّا الْمُنَافِقُ وَالْكَافِرُ فَيُقَالُ لَهُ: مَا كُنْتَ تَقُوْلُ فِي هَذَا الرَّجُلِ؟ فَيَقُوْلَ : لاَ أَدْرِى، كُنْتُ أَقُوْلُ مَا يَقُوْلُ النَّاسُ. فَيُقَالُ: لاَ دَرَيْتَ وَلاَ تَلَيْتَ. وَيُضْرَبُ بِمَطَارِقَ مِنْ حَدِيْدٍ ضَرْبَةً، فَيَصِيْحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهَا مَنْ يَلِيْهِ غَيْرَ الثَّقَلَيْنِ. أخرجه البخاري في صحيحه رقم : 1374
"Adapun orang munafik dan kafir, akan ditanyakan kepadanya: “Apa yang engkau katakan tentang orang (yang diutus oleh Allah) ini?” Ia menjawab: "Tidak tahu. Dahulu aku pernah mengatakan apa yang dikatakan orang." Maka dikatakanlah kepadanya: "Engkau tidak memahami apapun dan tidak membaca (mengikuti) Al Qur'an". Orang itu kemudian dipukul keras dengan palu dari besi. Menjeritlah ia dengan satu jeritan yang didengar oleh semua yang berada di sekitarnya, kecuali jin dan manusia". [HR Al Bukhari dalam Shahih-nya, no. 1374 ]
Tentu masih banyak ayat dan hadits yang memberitakan tentang keadaan seorang di alam barzakh. Dan kedahsyatan itu tidak dapat dirasakan kecuali mereka yang telah menempuhnya.
PERJALANAN YANG MENCEKAM                                   
Alam barzakh yang diawali dengan merengangnya nyawa dari badan seseorang.
Kaku dan bekunya jasadnya.
Menerima pasrah siapa saja yang memandikannya.
Tidak dapat menolak hendak dikubur dimana saja?
Semewah apapun rumahnya, seluas apapun kuburannya, sama sekali tiada arti.
Karena kenyamanan dan ketentramannya di alam ini sangat bergantung dengan keimanan seseorang.
Hari-hari tiada lagi buah hati, tiada lagi kekasih pendamping setia selama ini.
Tiada lagi teman atau kerabat dekat.
Kenikmatannya atau kesengsaraannya sangat bergantung dengan Ilmu yang bermanfaat, shodaqoh yang mengalir, anak soleh yang mendoakannya.
Pagi dan petang akan ditampakan dua keadaan.
Beruntunglah mereka yang pemandangannya adalah surga.
Dan sesangsaralah yang pemandannya neraka .
Alam barzakh yang tiada satupun dapat kembali, walau untuk memperbaiki amal.
Tiada satupun yang pulang kepangkuan keluarganya untuk menceritakan pengamalannya.
Perjalanan awal yang panjang untuk menuju alam akhirat yang kekal.
Mudah-mudahan kita menuju ke surga ni'mat yang abadi.
Dan mudah-mudahan kita terjauh dari neraka menyengsarakan walau sebagian hanya sementara.
Allhumma Ya Allah berikan kepada kami kehidupan di dunia yang baik, dan kehidupan akhirat yang baik dan jauhkan kami dari api neraka.
Aamiin Ya Rabbal'alamiin.
Allahua'alam.
Kemang
9Jumadilawwal1436H/28-2-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #165
MUSLIMAH PERHIASANMU MILIKMU

Bismillah
Firman Allah Ta’ala :
وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاء بُعُولَتِهِنَّ.. الآية (31) سورة النــور.
“Dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, … (sampai akhir ayat” QS. An-Nuur : 31)
Demkian juga firman-Nya :
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ (59) سورة الأحزاب
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu” (QS. Al-Ahzab : 59)

                         JILBAB
Muslimah .....
Jilbabmu membuat anggun dan berwibawa...
Tegar menentang arus kejam zaman
Teguh dengan prinsip ditengah kelalaian insan
Lihat....sesama jenismu di barat dan di mana-mana
Mereka ibarat barang dagangan
Dipajang dan disentuh tangan kotor
Ditindas dan hanya pemuas nafsu belaka
Muslimah.....
Kau terlindungi dari pandangan mata jalang
Dari debu yang mengandung beribu kuman
Dari sentuhan tangan-tangan kotor yang buas

Muslimah....
Ingatlah kisah Adam Hawa yang turun telanjang
Nabi Idris as. kononnya penemu bahan pakaian
Manusia kian maju kian menutup badan
Apakah kau rela hidup balik ke belakang ???
Mereka yang tanpa busana adalah hidup di purba kala
Tak ada rasa malu dan tak ada rasa cemburu
Membiarkan dirinya dilalap mata jalang
Mata api yang membakar nafsu birahi
Muslimah....
Cukuplah jilbab sebagai benteng
Menutupi raga dan menjaga hati
Menegurmu bila kehendak binatang datang
Muslimah....
Memang jilbab terasa panas di terik matahari
Namun neraka lebih panas dari mentari dunia
Dan bukankah dunia ini
ada panas dan ada dingin???
Dalam dinginnya udara
Jilbabmu memberi kehangatan
Kehangatan iman....
Kehangatan hati....
Kehangatan seorang muslimah sejati...
Ketahuilah siapapun yang menolak jilbab
Niscaya matinya tetap'kan ditutup kafan bak jilbab
Tabahkan hatimu.....
Kuatkan imanmu......
Jadikan jilbabmu lambang dari pakaian Ketaqwaanmu
‘Tuk menghadap Ilahi rabbi
Sebagai bukti tunduk patuhmu.....
Ya Allah kuatkanlah kaum Muslimah kami dalam mengamalkan perintah-Mu
Ya Allah kuatkan kami untuk mendampingi mereka
Ya allah jadikan pakaian mereka sebagai penegur hati mereka...amiin
Perth 2001
Mudah-mudahan coretan lama ini bermanfaat untuk putri-putriku,saudara-maraku, handai taulan, kaum muslimah dimana saja.

Pondok Aren
8Jumadilawwal1436H/27-2-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #164
IKHLASH SEPERTI TELUR DIUJUNG TANDUK

Bismillah
Mewujudkan ikhlas bukan pekerjaan yang mudah seperti anggapan orang jahil. Para ulama yang telah meniti jalan kepada Allah telah menegaskan sulitnya ikhlas dan beratnya mewujudkan ikhlas di dalam hati, kecuali orang yang memang dimudahkan Allah.
Imam Sufyan Ats Tsauri berkata, ”Tidaklah aku mengobati sesuatu yang lebih berat daripada mengobati niatku, sebab ia senantiasa berbolak-balik pada diriku.”
Karena itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berdo’a:
يَا مُقَلِّبَ القُلُوْبِ ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ
Ya, Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agamaMu.
Lalu seorang sahabat berkata, ”Ya Rasulullah, kami beriman kepadamu dan kepada apa yang engkau bawa kepada kami?” Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, ”Ya, karena sesungguhnya seluruh hati manusia di antara dua jari tangan Allah, dan Allah membolak-balikan hati sekehendakNya. [HR Ahmad, ; Hakim, ; Tirmidzi, Shahih Jami’ush Shagir, dari sahabat Anas].
Yahya bin Abi Katsir berkata, ”Belajarlah niat, karena niat lebih penting daripada amal.”
Muththarif bin Abdullah berkata, ”Kebaikan hati tergantung kepada kebaikan amal, dan kebaikan amal bergantung kepada kebaikan niat.”
Pernah ada orang bertanya kepada Suhail: “Apakah yang paling berat bagi nafsu manusia?” Ia menjawab, ”Ikhlas, sebab nafsu tidak pernah memiliki bagian dari ikhlas.”
Dikisahkan ada seorang ‘alim yang selalu shalat di shaf paling depan. Suatu hari ia datang terlambat, maka ia mendapat shalat di shaf kedua. Di dalam benaknya terbersit rasa malu kepada para jama’ah lain yang melihatnya. Maka pada saat itulah, ia menyadari bahwa sebenarnya kesenangan dan ketenangan hatinya ketika shalat di shaf pertama pada hari-hari sebelumnya disebabkan karena ingin dilihat orang lain.
Yusuf bin Husain Ar Razi berkata, ”Sesuatu yang paling sulit di dunia adalah ikhlas. Aku sudah bersungguh-sungguh untuk menghilangkan riya’ dari hatiku, seolah-olah timbul riya, dengan warna lain.”
Ada pendapat lain, ikhlas sesaat saja merupakan keselamatan sepanjang masa, karena ikhlas sesuatu yang sangat mulia. Ada lagi yang berkata, barangsiapa melakukan ibadah sepanjang umurnya, lalu dari ibadah itu satu saat saja ikhlas karena Allah, maka ia akan selamat.
Masalah ikhlas merupakan masalah yang sulit, sehingga sedikit sekali perbuatan yang dikatakan murni ikhlas karena Allah. Dan sedikit sekali orang yang memperhatikannya, kecuali orang yang mendapatkan taufiq (pertolongan dan kemudahan) dari Allah. Adapun orang yang lalai dalam masalah ikhlas ini, ia akan senantiasa melihat pada nilai kebaikan yang pernah dilakukannya, padahal pada hari kiamat kelak, perbuatannya itu justru menjadi keburukan. Merekalah yang dimaksudkan oleh firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
وَبَدَا لَهُم مِّنَ اللهِ مَالَمْ يَكُونُوا يَحْتَسِبُونَ وَبَدَا لَهُمْ سَيِّئَاتُ مَاكَسَبُوا وَحَاقَ بِهِم مَّاكَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِءُونَ
Dan jelaslah bagi mereka adzab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan. Dan jelaslah bagi mereka akibat buruk dari apa yang telah mereka perbuat … [Az Zumar : 47-48]
قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِاْلأَخْسَرِينَ أَعْمَالاً الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا
Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya". Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. [Al Kahfi : 103-104].
[Diringkas dri almanhaj.or.id]    
                        IKHLASH
Lebih susah dari berlian,
Lebih mahal dari emas
Berapa banyak manusia dapat berhias dengan berlian.
Tidak sedikit manusia yang bergelimangan emas.
Namun untuk mencari manusia yang menghiasi hatinya dengan ikhlash
Seperti mencari jarum di padang pasir.
Ikhlash membuat Iblis menyerah.
Ikhlash membuat pemiliknya mulia.
Ikhlash kekayaan yang tiada terhingga.
Ikhlash berdampingan dengan benar dalam beramal.
Ibarat pesawat yang mempunyai dua sisi sayap.
Membawa pemiliknya tinggi meninggalkan kerendahan dunia.
Menuju cita-cita hamba sejati Ridho Ilahi Robbi.
Ya Allah jadikanlah kami, hamba yang menghadapmu dengan perhiasan ilhlash dan benar dalam beramal.
Aamiin Ya Rabbal'alamiin
Allahua'lam
Pondok Aren
7Jumadilawwal1436H/26-2-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #163
KEMBALI KEPADA-MU

Bismillah
Al-inabah atau Kembali dalam pengertian syareat adalah kembali kepada Allah, atau juga disebut Taubat. Allah Ta'ala berfirman :
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Dan bertaubatlah kalian semua wahai orang-orang yang beriman supaya kalian beruntung.” (QS. An Nuur: 31)
Dan juga Firman-Nya:
وَاللّهُ يُرِيدُ أَن يَتُوبَ عَلَيْكُمْ وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَن تَمِيلُواْ مَيْلاً عَظِيماً
“Allah menginginkan untuk menerima taubat kalian, sedangkan orang-orang yang memperturutkan hawa nafsunya ingin agar kalian menyimpang dengan sejauh-jauhnya.”(QS. An Nisaa': 27)
                          TAUBAT
Dahulu …….
Kau berjalan dalam buta,
gelap gulita…..
Terseok dalam lumpur maksiat
Kau teguk habis serbat maksiat
Tuk puaskan dahaga nafsu membara…….
Merangkak……..
Mengais diantara
tangan-tangan
berlumur dosa
Kini ………
Seberkas cahaya merembas relung gelap hatimu
Salju hidayah menutupi batu hitam di dadamu
Memutihkan yang hitam pekat
Menyejukkan gejolak nafsu membara
Tubuhmu berselimut embun kesadaran
Dan merembas kesetiap pori-pori keinsafan
Nanti……………
Badai cobaan kan kau hadapi
Perahu jiwamu kan ditimang gelombang
Terhempas………
Tergoncang……..
Terseok-seok di antara karang-karang ujian
Cahaya petir kan  menunjukkan jati di dirimu
Gemuruh cacian….celaan….hinaan.....
Mengaung ditelingamu…
Menyakitkan….
Menyesakkan...
Memedihkan….
Namun…………..
Semua itu kan berlalu..
Bersama berlalunya waktu….
Damailah kamu ….
Bersama kafan ketabahan
Dalam mengarungi …….
Titik-titik suratan takdir
SANDAKAN , 3-10-1996 Abdurrahman Ayub
"Ya...Rabb kami, Rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala, Sesungguhnya Engkaulah Maha Pengasih  lagi Maha Pengampun.
Allahua'lam
Sentul Bogor
6jumadilawwal1436H/25-2-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #162
PEGEL HATI

Bismillah
Persoalan hidup yang kita hadapi baik yang masih bujang atau gadis apalagi sudah berkeluarga, baik dia seorang wirausaha, pekerja, apalagi yang sedang mencari kerja dan sebagaianya. Kadang membuat kita pegel hati, istilah ini kadang terucap begitu saja dari seseorang.
Kalau badan, kaki, atau anggota badan kita pegel-pegel, maka kita bisa urut, atau dioles minyak tertentu penghilang pegel.
Nah jika pegel hati alias, gundah gulana, atau galau apa solusinya?
Soliusinya tidak lain diantaranya adalah sholat.
Allah Ta'ala menerangkan dalam Quran :

إِنَّ الإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا(19)
إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا(20)
وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا(21)
إِلاَّ الْمُصَلِّينَ(22)
الَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلاتِهِمْ دَائِمُونَ(23)
Qs Al-Ma'arij
70:19 Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.
70:20 Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,
70:21 dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,
70:22 kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,
70:23 yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,
Sholat sebagai penenang hati.
Sholat suatu solusi dari Allah Ta'ala, Yang Maha Mengetahui tantang hambaNya.
Sholat ibadah yang murah, kaya miskin, semua dapat melakukannya jika dia mau.
Sholat tidak perlu visa, tidak seperti haji atau umroh.
Sholat tidak ada istilah waiting list pintu-pintu masjid terbuka setiap lima waktu.
Sholat tidak perlu waktu yg lama, bahkan keumuman imam-imam masjid melaksanakan shalat 4 rakaat hanya dlm 5 mnit atau 10 mnit,tdk sampai sejam.
Maka tidaklah seorang melakukanya dengan ikhlash dan benar melainkan dia akan mendapat pahala yang berlipat ganda dan ketenangan jiwa, serta ketenangan hati, sekaligus dia istirahat dari penatnya urusan dunia.
Mudah-mudahan kita menjadi seorang yg selalu menjaga shalat-shalat kita hingga akhir hayat, Aamiin Ya Raabbal'alsmiin.
Allahua'lam
Pondok Aren
5jumadilawwal1436H/24-2-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #161
MENGENAL AGAMA SYI'AH

Bismillah
Sewaktu kita di sekolah, terutama sekolah umum baik SD, SLP, SLA kita mendapatkan pelajaran macam-macam agama yang ada di dunia. Baik Islam, Keristen, Yahudi, Hindu, Buda dll. Namun ada suatu agama yang jarang kita ketahui dan hampir tidak dibahas di sekolah umum,  padahal agama ini ada di negri kita.
Maka saya akan memperkenalkan hal ini, yang pernah saya sanpaikan sekitar 4 tahun lalu tepatnya yang diselenggarakan di Masjid As-Sunnah Bintaro pada hari Ahad, 26 Juni 2011. Yang sekarang mulai ramai di bicarakan orang.
Untuk lebih dalamnya silahkan mendengarkan tekamannya dan siap-siaplah membentengi diri, keluarga dan handai tolan dari pengaruhnya.
Kanapa kita sebut Agama Syia'ah???
Kenapa Syi'ah bukan Madzhab yang ke Lima?
Sejauhmana pengaruh yang ada di Indonesi?
Untuk lebih dalam lagi silahkan mendengarkan kajiannya.
Selamat menyimak:
----- atau -----

Mengenal Agama Syiah 01:

Mengenal Agama Syiah 02:


Allahumma Ya Allah, tunjukan kepada kami yang haq itu haq mudahkan kami untuk mengikutinya, dan tampakkan kepada yang batil itu batil dan jauhkan kami dalam mengkutinya.
Allahua'lam
4jumadilawwal1436H/22-2-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

Baca selengkapnya...

MUTIARA NASIHAT #160
BEKERJA TANPA ISTIRAHAT

Bismillah
Siapa yang sanggup bekerja seharian tanpa itirahat? Tidak ada satupun perusahaan yang memperkejakan pegawainya 12 jam penuh atau 24 jam penuh tanpa istirahat, dan tidak ada seorangpun yang mau bekerja seperti itu tanpa istirahat.
Allah Ta'ala yang Maha Mengetahui tentang hambaNya, mengetahui apa yang baik untuk hambaNya. Telah memberikan cara terbaik untuk menghadapi penatnya mengejar dunia, lelahnya berpacu mencari bagian dari dunia.
Yaitu dengan sholat wajib 5 waktu dan shalat nawafil/tambahan atau sunnah yg telah diatur syareat.
Hal ini dinyatakan oleh Rasulullah shalallah 'alaihi wasalam bahwa shalat adalah istirahatnya seorang hamba dari segala urusan dunia.
عن سالم بن أبي الجعد قال :قال رجل: ليتني صليت واسترحت..فكأنهم عابوا عليه ذلك فقال:سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول:"يا بلال أقم الصلاة أرحنا بها""صحيح النسائي 3/941"
-(قم يا بلال فأرحنا بالصلاة)
صحيح صحيح أبي داود 4172
-(يا بلال أقم الصلاة، أرحنا بها)
صحيح صحيح أبي داود 4171
-(يا بلال ! أقم الصلاة ، أرحنا بها )
صحيح صحيح الجامع 7892
Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Wahai Bilal qomatlah, istirahatkan kami dengan shalat"
( HR.Nasai, Abu Daud juga dlm Al Jaami 7892)
Jika seorang tidak menjadikan shalat ini sebagai waktu istirahat dari segala urusan dunia. Maka dia akan menjadi budak dunia, dia akan mengalami kelelahan tiada tara, stres, gundah gulana. Bahkan tidak sedikit karena urusan dunia ada manusia yang membunuh dirinya, baik dengan cara cepat, dengan racun, dan sebagaianya ataupun cara lambat dengan obat terlarang, dengan minuman keras dllnya.
Beruntunglah seorang mu'min yang dengan shalatnya dia bisa istirahat deri lelahnya dunia, dan dari segala problematika yang ada. Sejak dia ucapkan takbirotulihram "Allahu Akbar" yaitu "Allah Maha Besar" maka segala urusan dunia adalah kecil dan dunia itu sendiri adalah kecil, apalagi kenikmatan dunia adalah kenikmatan yang sedikit dan fana.
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (١) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاتِهِمْ خَاشِعُونَ (٢)
1. Sungguh beruntung orang-orang yang beriman
2. (yaitu) orang yang khusyu'dalam shalatnya,
Marilah kita jalani hidup secara tepat dan adil, Allah Maha Besar yang harus kita agungkan dan kita dahulukan dari segalanya terutama ketika kita shalat.
Dan dunia yang kecil ini kita anggap hal yang kecil ketika kita menghadapNya dan menyatakan Allah Maha Beser.
Allahumma Ya Allah kami mohon padaMu mempunyai hati yang khusu'.
Allahua'lam
Bandung
3 jumadilawwal1436H/21-2-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

Baca selengkapnya...

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.