MUTIARA NASIHAT #234
SEDEKAT DUA JARI DENGAN ROSULULLAH صلى الله عليه وسلم-

Bismillah
Seorang akan merasa senang jika dia dekat dengan tokoh-tokoh dunia, hal ini suatu sifat fitrah manusi. Sifat dan perasaan senang seperti ini harus kita pupuk dan arahkan dengan benar. Dan kedekatan yang paling mulia adalah dekatnya dengan seorang tokoh yang paling mulia, karena Allah Ta'ala telah memuliakannya.
Yaitu kita berlomba agar kita dan Rasulullah shalallah 'alaihi wasallam sedekat dua jari yang dirapatkan.
Diantar wasilahnya agar kita dekat dengan Beliau adalah:
مَنْ كَانَ لَهُ ثَلاَثُ بَنَاتٍ يُؤْوِيْهِنَّ وَيَكْفِيْهِنَّ وَيَرْحَمُهُنَّ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ الْبَتَّةَ فَقَالَ رَجَلٌ مِنْ بَعْضِ الْقَوْمِ : وَثِنْتَيْنِ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: وَثِنْتَيْنِ
“Barangsiapa mengasuh tiga anak perempuan, mencukupi kebutuhan mereka, dan mengasihi mereka maka telah dipastikan baginya surga.” Salah seorang Sahabat bertanya, “Bagaimana dengan dua anak perempuan, wahai Rasûlullâh? Beliau bersabda, “Dua anak perempuan juga seperti itu.”[ HR al-Bukhâri dalam Adabul Mufrad, no. 178]
مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا جَاءَ يَوْم الْقِيَامَة أَنَا وَهُوَ كَهَاتَيْنِ, وَضَمَّ أَصَابِعَهُ
“Barangsiapa mengasuh dua anak perempuan sampai mereka mencapai usia baligh, maka dia akan datang pada hari kiamat bersamaku seperti dua ini” Beliau menyatukan dua anak jarinya.[ Shahîh Muslim, no. 2631]
Syaikh Prof Dr Abdurrozaq al-Badr menyatakan tentang hadits terebut apa yang dimaksud mengasuhnya yaitu "Islam menyerukan agar berbuat baik padanya, memperhatikan pendidikan dan pengasuhannya, agar dia menjadi wanita shalihah yang menjaga kehormatannya".

       Wahai Para Orang Tua....
Relahkah bunga mungil  yang kita semai, kita rawat....kita jaga hingga besar......
Lalu kita biarkan dia ditatap mata-mata liar nan jalang.
Kita biarkan dia boncengan, berduaan melekat mesra dengan kawan sekolahnya yang bukan mahram.
Rela kah bunga dan buah hati kita menjadi bahan permainan kumbang-kumbang muda yang hanya mencari kesenangan?
Relakah bunga hati  kita,  dibiarkan...berganti-ganti kumbang yang datang hanya ingin bersenang-senang?
Semoga kita termasuk yang dijaga Allah Ta'ala, agar tidak termasuk orang tua yang lalai...yang membiarkan bunga hatinya terlantar,  terbiar, bahkan tidak sedikit bunga mungil yang membenci orang tuanya.....karena salah langkah dari orang tuanya....
Allahumma Ya Allah, jadikanlah putri-putri kami sebagai wasilah dekatnya kami dengan Nabi-Mu shalallah 'alaihi wasallam.
Aamiin Ya Rabbal'alamiin.
Allahua'lam
Pondok.Aren

Abdurrahman Ayyub
WA.081310144169

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.