MUTIARA NASIHAT #187
NILAI RUPIAH MENURUN

Bismillah
Dampak nilai rupiah menurun menurut pakar ekonomi antara lain semakin lebarnya defisit neraca perdagangan, besarnya kebutuhan warga Indonesia terhadap barang impor sehingga devisa yang keluar akan semakin besar. Besarnya kebutuhan akan barang impor, yang harganya naik juga membuat inflasi semakin tak terkendali. Kenaikkan harga, meningkatnya beban anggaran negara, terjadinya peningkatan beban utang pemerintah dan korporasi.  Kejatuhan mata uang suatu negara juga menandai turunnya kepercayaan investor terhadap negara tersebut.
Dan masih segudang masalah terutama bagi rakyat kecil. Tidak ada solusi terbaik dari tuntutan materi disebabkan turunnya nilai rupiah dan dengan segala efeknya
Kecuali kita berusaha semaksimal mungkin meningkatkan keimanan.
Karena apapun musibah jika dihadapi dengan keimanan akan menjadi indah sebab Rosulullah shalallah 'alaihi wasalam bersabda:
” عَجَبًا لأمرِ المؤمنِ إِنَّ أمْرَه كُلَّهُ لهُ خَيرٌ وليسَ ذلكَ لأحَدٍ إلا للمُؤْمنِ إِنْ أصَابتهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فكانتْ خَيرًا لهُ وإنْ أصَابتهُ ضَرَّاءُ صَبرَ فكانتْ خَيرًا لهُ ". رواهُ مُسْلِمٌ.
"Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh perkaranya adalah baik baginya. Dan tidaklah didapatkan pada seorang pun hal tersebut melainkan pada diri seorang mukmin : Jika dia merasakan kesenangan maka dia bersyukur. Dan itu lebih baik baginya. Jika kesusahan menerpanya, maka dia bersabar. Dan itu lebih baik baginya.” (Riwayat Muslim)
Keterpurukan ekonomi jika dihadapi dengan banyak-banyak mengingat Allah,  meningkatkan keimanan mudah-mudahan menjadi solusi yang paling efektif dan diantara cara meningkatkan keimanan adalah dengan banyak-banyak membaca ayat Allah Ta'ala.
 إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Rabblah mereka bertawakkal, (QS. 8:2)
Setelah banyak-banyak mengingat Allah dan membaca ayat-ayatnya yang tidak kalah penting adalah bertawakal pada Allah Ta'ala.
Kesusahan keterpurukan ekonomi dan lainnya jalan terbaik adalah bertawakal pada Allah Ta'ala.
Dialah Allah tempat kita bergantung,
Dialah Allah tempat kita berserah diri.
Dialah Allah tempat kita mengadu.
Dialah Allah tempat kita bertawakal.
Jangan sampai kita terjerumus kepada musibah yang lebih besar. Yaitu keterpurukan ekonomi dengan keterpurukan iman dan tawakal pada Allah Ta'ala.
"حسبي الله ونعم الوكيل".
"Hanya Allah sebagai pencukup dan sebaik-sebaik tempat berserah diri".
Allahua'alam
Pondok Aren
21jumadalAkhiroh1436H/10-4-15M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.