MUTIARA NASIHAT #172
PENJARA PALING LENGKAP

Bismillah
Tidak ada seorangpun yang ingin masuk penjara. Dan manusia sanggup membayar berapapun agar tidak masuk penjara. Namun yang kita bicarakan disini bukan penjara yang pemandangannya menyeramkan, seperti jeruji besi, kumuh, sempit, pengap dll.
Justru penjara yang kita bicarakan adalah dunia dengan segala kemewahannya. Dimana dunia yang ada ini justru merupakan penjara bagi seorang mu'min sebagaimana sabda Rasululloh shalallah 'alaihi wasalam:
" الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ " ، مسلم
“Dunia itu penjaranya orang yang beriman dan surganya orang kafir. ” (HR. Muslim)
Seorang beriman walaupun dia mempunyai kekayaan separuh bumi, kerajaan, tentara yang membelanya, atau ribuan pembantu  dan lain-lainnya, yang demikian masih tetap seperti penjara karena keterbatasan dan aturan Allah Ta'ala yang membatasinya.

Syaikh Muhammad Sholeh Ustaimin rahimahullah menerangkan makna hadits di atas: "Bahwa dunia  walaupun banyak kenikmatan yang ada dan dengan segala kelengkapannya maka bagi seorang mu'min seperti penjara, karena dia akan meraih kenikmatan yang lebih sempurna, dan lebih lengkap dan lebih tinggi yaitu Jannah.
Adapun bagi orang kafir dunia adalah surganya, sebab itu mereka melupakan akhirat, sebagaimana firman Allah Ta'ala tentang mereka
(وَالَّذِينَ كَفَرُوا يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ الْأَنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوىً لَهُم)
Dan orang-orang yang kafir menikmati kesenangan (di dunia), dan mereka makan seperti hewan makan dan (kelak) nerakalah tempat tinggal bagi mereka (QS. Muhammad: 12)
Maka orang kafir jika mati mereka akan masuk neraka, oleh sebab itu dunia ibarat surga bagi mereka. Kemudian Syaikh mengisahkan tentang Ibnu Hajar al Atsqolani rahimahullah, beliau adalah hakim besar di Mesir, suatu hari melalui pasar dengan, naik kereta yang ditarik oleh kuda-kuda atau keledai-keledai dalam sebuah arak-arakan.
Pada suatu hari beliau dengan keretanya melewati seorang yahudi Mesir. Si yahudi itu adalah  seorang penjual  minyak.  Sebagaimana kebiasaan  tukang  minyak,  si yahudi  itu pakaiannya kotor. Melihat arak-arakan itu, si yahudi itu menghadang dan menghentikannya.
Si yahudi itu berkata kepada Ibnu Hajar: “Sesungguhnya Nabi kalian berkata “Dunia itu penjaranya orang yang beriman dan surganya orang kafir. ”
Namun kenapa engkau  sebagai seorang beriman menjadi seorang hakim besar di Mesir, dalam arak-arakan yang mewah, dan dalam kenikmatan seperti ini. Sedang aku -yang kafir dalam penderitaan dan kesengsaraan seperti ini.”
Maka   Ibnu   Hajar   menjawab :   “Aku   dengan   keadaanku   yang   penuh   dengan kemewahan dan  kenikmatan dunia ini bila dibandingkan dengan kenikmatan surga adalah seperti  sebuah  penjara.  Sedang  penderitaan  yang  kau  alami  di  dunia  ini  dibandingkan dengan yang adzab neraka itu seperti sebuah surga.”
Mendengar jawaban Ibnu Hajar Atsqolani rahimahullah maka orang yahudi tadi bersyahadat untuk masuk Islam. (jawaban ini dinukil dari http://www.ibnothaimeen.com/all/noor/article_6645.shtml )

KITA DAN DUNIA
Kita tahu dunia adalah penjara, namun masih banyak yang menjadikannya surga.
Kita tahu dunia dan kita terikat aturan ilahi, namun masih ada yang ingin lari dari aturan suci.
Kita dibatasi dengan halal haram, namun tidak sedikit diantara kita yang tidak peduli.
Beda penjara jeruji dengan penjara dunia.
Jika seorang dipenjara jeruji dia ingin sesuatu namun susah untuk itu.
Namun dunia sebagai penjara jerujinya adalah aturan Ilahi.
Bisa jadi dihadapannya ada minuman keras, tapi dia hindari karena ingat larangan Ilahi.
Bisa jadi dia bisa mendapat harta ribawi namun dia tolak karena imani.
Bisa jadi dia mudah berzinah namun dia sabar, karena janji dari Robbi Izzati.
Maka beruntunglah mereka yang menjadikan dunia ini sebagai penjara untuk menggapai surgaNya.
Dan merugilah mereka yang menjadikan dunia ini surganya yang tidak kenal halal haram, sehingga tempat kembalinya neraka jahannam.
Fal'iyyadzibillah.
Allahumma Ya Allah jadikan kami termasuk orang yang sabar di dunia , dan masukkan kami ke jannah firdaus'alaa.
Aamiin Ya Rabbal'alamiin
OTW Ponpes HN
20Jumadilawal1436H/11-3-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.