MUTIARA NASIHAT #170
HASAD OH HASAD

Bismillah
Hasad, suatu sifat ya hampir tidak mungkin tidak ada dalam hati manusia. Hasad atau iri, dengki telah didefinisikan oleh para ulama, yaitu merasa tidak suka dengan ni'mat yang Allah berikan pada orang lain. Atau dapat dilihat dari indikasinya merasa susah dengan kesenangan orang lain dan senang melihat kesusahan orang lain.
Allah Ta'ala mengingatkan kita tentang hal ini falam firman-Nya:
وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. an Nisa': 32)

Secara umum dalam ayat diatas kaum laki-laki punya keistimewaan sendiri dibanding wanita. Dan bagi kaum wanita juga punya keistimewan sendiri bagi kaum laki-laki.

Tidak boleh laki-laki iri dengan kaum wanita yang Allah beri banyak keringanan, antara lain adalah istirahat tidak shalat, puasa ketika haidh dan nifas dan masih banyak hal lainnya.
Begitu juga kaum wanita tidak boleh iri dengan kaum lelaki yang ditakdirkan menjadi pemimpin keluarga, mendapat hak waris lebih besar, bolehnya poligami dan masih banyak hal lainnya.
Nabi shalallah 'alaihi wasalam juga berpesan:
عن أنس بن مالك رضي الله عنه أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه و سلم قَالَ: لاَ تَبَاغَضُوْا وَ لاَ تَحَاسَدُوْا وَ لاَ تَدَابَرُوْا وَ كُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا وَ لاَ  يَحِلّ لمِـُسْلِمٍ اَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثةِ أَيَّامٍ
Dari Anas bin Malik radliyallahu anhu bahwasanya Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda, “Janganlah kalian saling benci, jangan saling hasad dan jangan saling bermusuhan. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak halal bagi seorang muslim menjauhi saudaranya lebih dari tiga hari”. [HR al-Bukhoriy,Muslim, at-Turmudziy, Abu Dawud,Ibnu Majah:Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih].
Subhanallah, Islam sesuai dengan fithrah manusia, karena Islam dibangun oleh Allah Ta'ala yang Maha mengetahui tentang manusia.
Maka sifat hasad tidak dicegah atau diharamkan secara mutlak, maka diantara cara menyalurkan sifat hasad kita sebagaimana hadits dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِى اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِى الْحَقِّ ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ ، فَهْوَ يَقْضِى بِهَا وَيُعَلِّمُهَا
“Tidak boleh hasad (ghibtoh) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan dan orang yang Allah beri karunia ilmu (Al Qur’an dan As Sunnah), ia menunaikan dan mengajarkannya.” [ HR al-Bukhoriy, Muslim, Ibnu Majah, dan Ahmad].
                 HASAD
Kau ibarat gelombang stunami...
Perlahan tapi pasti....
Melalap dan melumat siapa saja,
Baik mereka yang berilmu, berharta, orang jahil, ataupun orang miskin dan siapapun kita hampir tidak lepas darinya.
Gelombang yang tidak mungkin dibendung, dan memang bukan untuk dibendung.
Biarlah dia mengalir dalam jalur yang benar.
Maka beruntunglah seorang yang Allah taqdirkan dan Allah tolong dalam menyalurkan hasadnya dalam dua perkara yang baik.
Dalam menderma hartanya dan dalam mengajar dari ilmu yang Allah berikan padanya.
Duhai mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang menyalurkan hasad kita untuk menjadi dermawan dan penyampai kebaikan Islam yang Indah, dan sempurna Islam yang tinggi dan mulia.
Mudah-mudahan kita hidup untuk Islam mati berkafan Islam yang akan mengantar seseorang kepada keridhoan Ilahi Rabbi.
Allahua'lam
Pondok Aren
16Jumadilawal1436H/7-3-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.