MUTIARA NASIHAT #160
BEKERJA TANPA ISTIRAHAT

Bismillah
Siapa yang sanggup bekerja seharian tanpa itirahat? Tidak ada satupun perusahaan yang memperkejakan pegawainya 12 jam penuh atau 24 jam penuh tanpa istirahat, dan tidak ada seorangpun yang mau bekerja seperti itu tanpa istirahat.
Allah Ta'ala yang Maha Mengetahui tentang hambaNya, mengetahui apa yang baik untuk hambaNya. Telah memberikan cara terbaik untuk menghadapi penatnya mengejar dunia, lelahnya berpacu mencari bagian dari dunia.
Yaitu dengan sholat wajib 5 waktu dan shalat nawafil/tambahan atau sunnah yg telah diatur syareat.
Hal ini dinyatakan oleh Rasulullah shalallah 'alaihi wasalam bahwa shalat adalah istirahatnya seorang hamba dari segala urusan dunia.
عن سالم بن أبي الجعد قال :قال رجل: ليتني صليت واسترحت..فكأنهم عابوا عليه ذلك فقال:سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول:"يا بلال أقم الصلاة أرحنا بها""صحيح النسائي 3/941"
-(قم يا بلال فأرحنا بالصلاة)
صحيح صحيح أبي داود 4172
-(يا بلال أقم الصلاة، أرحنا بها)
صحيح صحيح أبي داود 4171
-(يا بلال ! أقم الصلاة ، أرحنا بها )
صحيح صحيح الجامع 7892
Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Wahai Bilal qomatlah, istirahatkan kami dengan shalat"
( HR.Nasai, Abu Daud juga dlm Al Jaami 7892)
Jika seorang tidak menjadikan shalat ini sebagai waktu istirahat dari segala urusan dunia. Maka dia akan menjadi budak dunia, dia akan mengalami kelelahan tiada tara, stres, gundah gulana. Bahkan tidak sedikit karena urusan dunia ada manusia yang membunuh dirinya, baik dengan cara cepat, dengan racun, dan sebagaianya ataupun cara lambat dengan obat terlarang, dengan minuman keras dllnya.
Beruntunglah seorang mu'min yang dengan shalatnya dia bisa istirahat deri lelahnya dunia, dan dari segala problematika yang ada. Sejak dia ucapkan takbirotulihram "Allahu Akbar" yaitu "Allah Maha Besar" maka segala urusan dunia adalah kecil dan dunia itu sendiri adalah kecil, apalagi kenikmatan dunia adalah kenikmatan yang sedikit dan fana.
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (١) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاتِهِمْ خَاشِعُونَ (٢)
1. Sungguh beruntung orang-orang yang beriman
2. (yaitu) orang yang khusyu'dalam shalatnya,
Marilah kita jalani hidup secara tepat dan adil, Allah Maha Besar yang harus kita agungkan dan kita dahulukan dari segalanya terutama ketika kita shalat.
Dan dunia yang kecil ini kita anggap hal yang kecil ketika kita menghadapNya dan menyatakan Allah Maha Beser.
Allahumma Ya Allah kami mohon padaMu mempunyai hati yang khusu'.
Allahua'lam
Bandung
3 jumadilawwal1436H/21-2-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.