MUTIARA NASIHAT #146
PEDULI

Bismillah

Peduli...jika nada tekanan membacanya bisa lain artinya PEDDULI!!! artinya tidak mengindahkan, tidak mau tahu. PEDULI bisa juga berarti kepedulian perhatian, bisa juga artinya membantu, menolong dll.
Yang jelas Islam Din yang mulia ini sangat peduli dengan kemaslahatan, keselamatan baik lingkungan, hewan, alam dll. Dan segala kebaikan, baik untuk pribadi dan sekitarnya karena Islam adalah rahmatan untuk segenap alam.
Kaidah yang mulia ini sesuai dengan lafadz sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Ibnu Abbâs Radhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ibnu Mâjah, dan lainnya:
لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ
"Tidak boleh melakukan sesuatu yang membahayakan diri sendiri ataupun orang lain"
Subhanallah kaidah yang ada sejak 1436 tahun yang lalu Rasulullah shalallah 'alaihi wasalam beliau yang ummi, tidak tahu kitab, namun ucapannya semata dari Allah Ta'ala.
Dan kita lihat betapa sekarang muncul manusia-manusia yang katanya moderen mulai mengagungkan kepedulian-kepedulian.
Peduli hak asasi manusia
Peduli lingkungan hidup
Peduli dengan binatang.
Peduli dengan korban banjir.
Peduli dengan udara dari polusi dll.
Kalau kita lihat sejak kapan ucapan-ucapan itu muncul???
Padahal Islamlah pelopornya, hanya kita kurang menggunakannya, bahkan kurang peduli dengan sunnah-sunnah Nabi shalallah 'alaihi wasalam.
Maka tidak ada kepedualian yang paling tinggi dari seorang muslim, kecuali dia peduli dengan Islam, peduli Sunnah, peduli dengan Ulama terdahulu dari kalangan sahabat, tabi'in dan tabi'u tabi'in serta para imam madzhab.
Contohnya kaidah yang mulia di atas "Tidak boleh melakukan sesuatu yang membahayakan diri sendiri ataupun orang lain"
Dengan kaidah yg mulia ini maka coba tolong difikirkan jika kita mau buka pabrik apakah limbahnya membahayakan???
Atau menghisap rokok??? Bahayakah untuk diri kita??? Anak istri kita??? lingkungan kita??? Ekonomi kita....maaf sekali lagi maaf ....hanya ...minta tolong difikirkan..... bukan ingin menghukumi.... bukan untuk menghakimi.... bukan untuk menyinggung........ sekali lagi.... maaf.
Damailah kita bersama kedamaian Islam,  mengalirlah kita bersama arus Quran Sunnah dan ucapan ulama-ulama terdahulu dan siapa saja yang mengikuti jejak mereka yang soleh.
Jadilah kita pelopor kepedulian dalam perkara yang baik dan pelopor untuk anti dengan segala hal yang membahayakan diri dan orang lain.
Selamat berjuang dengan segala kemampuannya.
Allahumma ya Allah mantabkan hati kami dalam DinMu. Aamiin Ya Rabbal'alamiin.
Allahua'lam.
Pondok Aren
12Robi'Akhir 1436H/1-2-2015M
Abu Aminah Abdurrahman Ayub
 Pin bb 7FB8C9B6.
Fb Abdul Rahman Ayub
Hp/WA 081310144169

0 komentar:

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.