MUTIARA NASIHAT #82
IBADAH YANG NI'MAT DAN BENAR



Bismillah
Definisi ibadah dalam kitab al'Ubudiyyah oleh Ibn Taimiyah rohimahullah
إسم جامع مما يحب الله و يرضاه من الأقول والأفعال الظاهر والباطن
Segala sesuatu yg Allah cintai dan Allah Ridloi dari perkataan dan perbuatan yg lahir maupun yg bathin.
Dan hubungan intim termasuk ibadah berdasarkan suatu hadits dimana (Sahabat) berkata:”Wahai Rasulullah! Apakah salah seorang di antara kami mendatangi keluarganya (menunaikan syahwatnya/jima’) dan dia mendapatkan pahala?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallamberabda: ”Bukankah apabila dia menunaikannya (jima’) di tempat yang haram dia akan mendapatkan dosa?” Maka demikian juga seandainya dia menunaikannya di tempat yang halal (istrinya) maka dia akan mendapatkan pahala.”(HR. Muslim)

Dan syarat ibadah yang diterima Allah adalah ikhlas dan benar.
Maka setiap PASUTRI seyogyanya  mengikhlaskan niat sebelum melakukan hal itu dan berusaha benar dalam tinjauan syareat.
A.    Hal-hal yang disunnahkan memakai wangi-wangian
التطيب قبل الجماع: ففي الصحيحين من حديث عائشة رضي الله عنها قالت: كنت أطيب رسول الله صلى الله عليه وسلم، فيطوف على نسائه، ثم يصبح محرماً ينضح طيباً.
Dalam sahih Bukhari dan Muslim dari Aisyah rodhiallah 'anha bahwa Rasulullah memakai minyak wangi dan menggauli para istrinya.
B.    Hendaknya memulai dengan berdoa :
بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا.
 “Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami.”
C. Setelah itu Menanggalkan semua pakaian dengan perlahan dan boleh saling melihat aurat karena tidak ada larangannya, kecuali hadits-hadits dhaif yang tidak boleh diamal.. Bahkan Syaikh Utsaimin menyatakan bahwa tidak ada batasan aurat antara suami istri beliau  mensitir ayat  dan hadits dari Aisyah.
وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ {5} إِلاَّعَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْمَامَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ {6}
dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, (QS. 23:5)
kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. (QS. 23:6)
Sebagaimana hadits dari Aisyah:
وقالت عائشة كنا نغتسل أنا والنبي صلى الله عليه وسلم  ـ يعني من الجنابة ـ من إناء واحد تختلف أيدينا فيه
Berkata Aisyah radhiallah 'anha kami mandi bersama,  aku dan Nabi shalallah 'alaihi wasalam , dalam satu tempat air dan tangan kami saling bersilang. (H.R Bukhari 261, Muslim 321).
Hadist Maimunah radhiallah 'anha isteri Nabi shalallah 'alaihi wasalam  Diriwayatkan daripada Ibnu Abbas radhiallah 'nhuma katanya: Maimunah pernah mandi bersama-sama Nabi shalallah 'alaihi wasalam  dari satu tempat air. Bukhari, Muslim
Shaikh ibn Uthaimin  pernah ditanya tentang hal ini:
Question: Is it allowed for a woman to look at all of the parts of her husband's body or for him to look at all of her with the intention of enjoying what is permissible?
Response: It is allowed for a woman to look at any part of her husband's body and it is allowed for a man to look at all of his wife's body without any exception. This is based on the Quranic verse,
"And those who guard their private parts except from their wives or slaves, for then, they are free from blame. But whoever seeks beyond that, then those are the transgressors" .al-Muminoon 5-7.
Isalamqa
D. Berciuman dan saling bersentuhan merupakan awal yang baik dalam hubungan intim. Bahkan dalam Ramadhan saja Nabi shalallah 'alaihi wasalam lakukan namun tidak hubungan intim, apalagi diluar Ramadhan atau pada waktu yang dibolehkan. Diriwayatkan daripada Umar bin Abu Salamah radhiallah 'anhu katanya: Aku bertanya kepada Rasulullah Bolehkah orang yang sedang berpuasa mencium isterinya? Rasulullah  shalallah 'alaihi wasalam menjawab: Tanyakan kepada wanita ini sambil menunjuk ke arah Ummu Salamah yang kemudian memberitahu kepadanya bahawa Rasulullah shalallah 'alaihi wasalam pernah melakukannya. Lalu Umar bin Abu Salamah berkata: Wahai Rasulullah! Bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang telah lalu dan yang akan datang? Rasulullah shalallah 'alaihi wasalam  bersabda: Demi Allah aku adalah orang yang paling bertakwa dan paling merasa takut kepada Allah daripada kamu. Bukhari Muslim.
E. Posisinya sesuka hati kedua belah pihak, selama dalam batasan syariat yaitu faraj dengan faraj , sebagaimana yang diterangkan oleh syaikh Al-Bani " Boleh bersetubuh dari depan dari belakang, atau dari arah mana saja yang dikehendaki keduanya, sebagai mana firman Allah:
نِسَآؤُكُمْ حَرْثُ لَّكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوا لأَنفُسِكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُم مُّلاَقُوهُ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ {223}
Perempuan-perempuan iaitu isteri kamu merupakan tempat kamu bercucuk tanam, buatlah apa yang kamu suka mengikut selera terhadap ladang kamu itu(QS. 2:223).
Diriwayatkan daripada Jabir radhiallah 'anhu katanya: Orang-orang Yahudi telah mendakwa apabila seseorang lelaki bersetubuh dengan isterinya melalui farajnya dari arah belakang akan menyebabkan anak yang dilahirkan akan menjadi juling. Lalu turunlah ayat: Yang bermaksud: Perempuan-perempuan iaitu isteri kamu merupakan tempat kamu bercucuk tanam, buatlah apa yang kamu suka mengikut selera terhadap ladang kamu itu(QS. 2:223). Bukhari Muslim. ( AdabuZufaf hal 8,  Syaikh Albani ).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
( مقبلة ومدبرة إذا كان ذلك في الفرج ) رواه البخاري ومسلم .
Dari depan maupun belakang (boleh dilakukan) apabila hal itu pada kemaluannya”(HR.al-Bukhari dan Muslim)
F. Tidak ada perintah harus berselimut, atau larangan yang jelas, jika bertelanjang bulat untuk  suami istri dalam bersetubuh. Kecuali apa yang telah diterangkan dalam hadits-hadits lemah dan palsu yang telah kita kaji di permulaan. Wallahu a'lam.
Tentu ini jauh dari sempurna dn bagi yg ingin lebih lengkap lagi silahkan baca buku para Ulama seperti Adabu Jifaf Syaikh Albani, Adabu Jima' http://www.zawjan.com/art-418.htm atau Zaadul ma'ad Ibnu qoyyim, atau Syaikh Utsaimin dl Usroh Muslimah, juga minhaj qosidin Ibnu Qudamah almaqdishi.

Wallahu'alam.

Pondok Aren
29/30dzulhijjah1435H/24-10-2014
Abu Aminah Abdurrahman Ayub.
www.yusna.com
Hp/WA 081310144169
uswah.hasanah249@gmail.com
Kami sedang mengadakan renovasi masjid USWAH HASANAH, yang ingin meringankan silahkan mengirim ke rekening ini:
BANK SYARIAH MANDIRI (BSM)
YAYASAN USWAH HASANAH (YUSNA)
707 9091388

1 komentar:

Anonim 28 Oktober 2014 12.18  

ijin share

Posting Komentar

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.