Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2018/2019


بسم الله الرحمن الرحيم

TELAH DIBUKA KEMBALI PENERIMAAN SANTRI BARU TAHUN AJARAN 2018/2019

Ma'had Tahfidz Uswah Hasanah (Boarding School/ Khusus Laki2 Setingkat SMP & SMA)

*PROGRAM UNGGULAN:

1. Tahfidz Al-Qur'an (Target 30 Juz - selama 3 tahun masa pendidikan)
2. Hafal 600 hadist
3. Bahasa Arab
4. Dasar-dasar ilmu Syar'i (Aqidah, Akhlaq, & Fiqih )

Ijazah: Paket (B/C)

Ekstra Kurikuler:
- Beladiri
- Futsal
- Renang
- Tenis Meja

*PENASEHAT PENDIDIKAN
Ust. Abdurrahman Ayyub.
Ust. Muhtarom

Pengajar Tetap:
Ust. Teguh Budiarto (Mudir)
Ust. Ali Rozak Lc.
Ust. Faisal Abu Hafizha
Ust. Abdullah
Ust. Muhammad Khozin Fadli
Ust. Adif Fadil Muhammad

WAKTU PENDAFTARAN & SELEKSI:

*Gelombang I:
Pendaftaran: Tgl 02 Desember 2017 - 27 Januari 2018

*Seleksi: Tgl 28 Januari 2018

*Gelombang II
Pendaftaran: Tgl 01 Februari - 24 Maret 2018

*Seleksi : Tgl 25 Maret 2018

*Gelombang III
Pendaftaran : Tgl 01 April - 26 Mei 2018

Seleksi: Tgl 27 Mei 2018

*KUOTA : 50 SANTRI

▶ Gelombang 2 & 3 ditutup apabila pada Gel-1 kuota telah terpenuhi

▶ Pendaftaran dibuka setiap hari kecuali hari jum'at.

Waktu: pukul 11:00 - 19:00 WIB

Proses Seleksi:
1. Wawancara
2. Membaca & Menghafal Al-Qur'an

PERSYARATAN:
1. Pria, usia minimal 12 Tahun
2. Lulus Sekolah Dasar/SMP
3. Mengisi Formulir
4. Photo copy Ijazah terakhir
5. Photo copy KTP orang Tua
6. Photo copy Akta Kelahiran (1 lembar)
7. Photo copy Kartu Keluarga (1 lembar)
8. Photo 4x6 berwarna  (2 lembar)
9. Surat keterangan dari dokter

 BIAYA - BIAYA
🔹Biaya Pendaftaran : Rp. 250 000,-

🔹Biaya Masuk (untuk keperluan : Ranjang, Kasur, Lemari, Seragam & Buku paket untuk 1 tahun + uang pemeliharaan fasilitas)
Rp 6.000.000,-

*SPP & Uang makan per bulan  Rp1.000.000,-            

BIAYA PELAKSANAAN DAN UJIAN PAKET B/C AKAN DIPUNGUT PADA SAAT PENDAFTARAN PAKET

INFORMASI DAN TEMPAT PENDAFTARAN

Ma'had Tahfidz Uswah Hasanah
Jl. Raden Fatah (Belakang Koramil) Gg. H.Burhanuddin Kampung Pulo, RT.01 RW 04 Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang 15151

Call Center :
- Anof Ibnu Rusly
(085691495355)
- Faisal Abu Hafizha
 (081381364960

Baca selengkapnya...

SETETES EMBUN NASIHAT
AMANAT DAN KHIANAT

Bismillah

"Ustadz afwan boleh nanya? Ini antara kita saja ya"
"Tolong hanya dalam group ini saja ya jangan sampai menyebar!"
"Ustadz ana add group antara kita saja berempat,  in syaa Allah nanti setelah ini kita hapus,  infonya tidak akan keluar"
Ustadz..... ustadz...... ustadz.....

Ternyata setelah itu tersebar di group-group WA.
Tersebar di FB
Jadi status kebanggaan sudah bisa jebak Ustadz... :)
Jadi bagi orang-orang tertentu yang disebut amanat dan rahasia itu,  di FB, di WA, di BBM,  artinya kalau tersebar di media-media tersebut itu tetap amanat dan rahasia,  asal jangan dibicarakan di darat.

Hadits Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, yang menjelaskan amanah dan menepati janji merupakan salah satu sifat orang beriman, ia berkata:

مَا خَطَبَنَا نَبِيُّ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِلاَّ قَالَ: لاَ إِيْـمَانَ لِمَنْ لاَ أَمَانَـةَ لَهُ، وَلاَ دِيْـنَ لِمَنْ لاَ عَهْدَ لَـهُ .

“Tidaklah Nabiyullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah kepada kami, melainkan beliau bersabda: “Tidak ada iman bagi orang yang tidak memiliki (sifat) amanah, dan tidak ada agama bagi orang yang tidak menepati janjinya”.

Mari kita minimalis khianat dan perkuat amanat.....semoga selamat... Dunia dan Akhirat
Pondok Aren

Abu Salman Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

MARAH

MUTIARA NASIHAT340

MARAH

Bismillah

Dari beberapa sumber,  literatur saya mengutip beberapa hadits di bawah ini:
Abu Hurairah Radhiallahu’anhu berkata, Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Tidak halal seorang muslim memutuskan hubungan dengan saudaranya (sesama muslim) lebih dari tiga hari, barang siapa memutuskan lebih dari tiga hari dan meninggal maka ia masuk neraka”  (HR: Abu Dawud, 5/215, Shahihul Jami’: 7635)

Abu khirasy Al Aslami Radhiallahu’anhu berkata, Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Barangsiapa memutus hubungan dengan saudaranya selama setahun maka ia seperti mengalirkan darahnya (membunuhnya) “ (HR: Al Bukhari Dalam Adbul Mufrad no : 406, dalam Shahihul Jami’: 6557)

Dalam hadits riwayat Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “semua amal manusia diperlihatkan (kepada Allah) pada setiap Jum’at (setiap pekan) dua kali; hari senin dan hari kamis. Maka setiap hamba yang beriman diampuni (dosanya) kecuali hamba yang di antara dirinya dengan saudaranya ada permusuhan. Difirmankan kepada malaikat :” tinggalkanlah atau tangguhkanlah (pengampunan untuk) dua orang ini sehingga keduanya kembali berdamai” (HR: Muslim: 4/1988)

Beberapa kesalah pahaman anatara kita,  sehingga menimbulkan marah,  tidak saling menegur dan lainnya. Inilah indahnyan syariat telah mengatur dan Islam sesuai dengan fitrah manusia.
Kita diciptakan dan telah dilengkapi dengan sifat marah salah satunya,  dari sekian sifat2 yang ada. Dan juga dengan sifat-sifat yang terpuji.
Hadits-hadits di atas menunjukan bolehnya marah tdk saling menegur,  tapi syareat telah mengatur jangan lebih dari 3 hari/malam.

Subhanallah,  Allah Ta'ala Maha Tahu dengan ciptaan-Nya bayangkan kalau manusia tidak boleh sama sekali marah.....???
Jadi sebaiknya kita jagan marah perkara-parkara yang remeh..
Kita boleh marah karena Allah,  kepada perbuatan melanggar. Syareat...
Kita boleh marah,  namun jangan lebih dari 3 hari....
Apalagi sampai setahun.... Naudzu billah.

BalikPapan
Abu Salman Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

DARAH MENGALIR

SETETES EMBUN NASIHAT

Bismillah

DARAH MENGALIR

Darah mengalir..
Dari hewan qurban yang bergelimpangan dimana-mana...

Darah mengalir....
Demi taqarub pendekatan diri kita pada Ilahi Rabbil Izzati.....

Darah mengalir....
Bukti ketaqwaan hamba pada Ialhi Rabbi....

Tuk berbagi kebahagian....
Tuk sedekah
Tuk hadiah
Tuk dinikmati bersama
Tuk disimpan.....

Untuk senyumnya beberapa jiwa,  yang merasakan nikmatnya daging setahun sekali....

Tuk melupakan sejenak kepapan kaum miskin dan kaum yang lemah..
Untuk syiar..... Yang Agung.....
Dan tauladan Bapak Kita Ibrahim 'alaihissalam....
Mulianya Islam...........

Namun nun jauh di sana.....
Darah umat Islam mengalir....
Di Palestina hingga kini....
Di Suria.... tiada terperih....
Di Rahongya.... kambing lebih berharga dari darah umat Islam...

Ya.... hari Raya qurban.... Kita bahagia.....
Ya.... Hari ini... Bahagia dan air mata.... 
Dalam senyum....menikmati hidangan.....
Jangan lupa doa-doa tuk saudara kita......
Yang darah mereka memerahkan tanah yang menjadi saksi atas kebiadaban....
Dan kekejaman atas nama agama
.......
Allahu Akbar walillahilhamd
Hari Tasyriq
Abu Salman Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

RIZKI DITANGAN ALLAH

MUTIARA NASIHAT339

RIZKI DITANGAN ALLAH

Bismillah

Rizki di Tangan Allah,  istilah yang sudah lumrah kita dengar bahkan kadang kita ucapkan.
Adapun hati di dada kita dalam genggaman Allah Ta'ala,  dan yang membolak balikan hati kita adalah Allah Ta'ala.....

Maka mintalah pada Allah Ta'ala agar hati kita mudah meniatkan hal-hal kebaiakan terutama dalam berkurban......
Toh niat tidak berat....
Toh niat tidak sampai berkeringet..
Toh niat tidak perlu dp......
Toh niat bisa memberi semangat  tuk berusaha....
Toh niat yang baik akan tercatat kebaikan walau ternyata secara syari pada waktunya kita tidak mampu.... Dan Allah Maha Tau ketidak mampuan kita.....

Sebagaimana hadits yang mulia ini,  yang sangat-sangat memotivasi kita untuk meniatkan berbuat baik:

روى البخاري ومسلم في صحيحهما واللفظ لمسلم
عَنِ ابْنِ عَبّاسٍ عَنْ رَسُولِ اللّهِ صلى الله عليه وسلم فِيمَا يَرْوِي عَنْ رَبّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، قَالَ: "إِنّ الله كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسّيّئَاتِ. ثُمّ بَيّنَ ذَلِكَ، فَمَنْ هَمّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا الله عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً وَإِنْ هَمّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا الله عَزّ وَجَلّ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ. وَإِنْ هَمّ بِسَيّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا الله عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً... وَإِنْ هَمّ بِهَا فَعَمِلَهَا، كَتَبَهَا الله سَيّئَةً وَاحِدَةً"

Riwayat Bukhari dan Muslim dalam kitab Sahih keduanya,  dan lafadz bagi Imam Muslim.
Dari Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hadits yang beliau riwayatkan dari Rabb-nya Azza wa Jalla . Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allâh menulis kebaikan-kebaikan dan kesalahan-kesalahan kemudian menjelaskannya. Barangsiapa berniat melakukan kebaikan namun dia tidak (jadi) melakukannya, Allâh tetap menuliskanya sebagai satu kebaikan sempurna di sisi-Nya. Jika ia berniat berbuat kebaikan kemudian mengerjakannya, maka Allâh menulisnya di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat sampai kelipatan yang banyak. Barangsiapa berniat berbuat buruk namun dia tidak jadi melakukannya, maka Allâh menulisnya di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Dan barangsiapa berniat berbuat kesalahan kemudian mengerjakannya, maka Allâh menuliskannya sebagai satu kesalahan.”

Semarang
Abu Salman Abdurrahman Ayyub

Baca selengkapnya...

  © Copyright © 2016. YUSNA.::Yayasan Uswah Hasanah::. . All Rights Reserved.